Chapter 1

11 2 1
                                        

Sekadar pemberitahuan untuk cerita ini :


*: merupakan tanda ketika sedang menunjukkan sound effect atau ekspresi


(): merupakan tanda ketika sebuah karakter berbicara di dalam hatinya


... : ketika karakter sedang berbicara namun terpotong pembicaraannya


.... : ketika seperti karakter sedang tertawa dengan lama atau mewaspadai sesuatu atau semacamnya


Blush : Ketika karakter sedang malu-malu karena malu karena dipuji atau semacamnya (biasanya karena suka)







Muragi : "huft... Huft.... Huft... Huft..."


??? : "Hey, hey, hey.... Kau pikir bisa lari dari kami? "


Muragi : "Sialan... (Huft... Kenapa bisa begini? Mengapa mereka mengejarku?)"


??? : "GAHAHAHAHAHAAA.... Sepertinya kau sudah kehabisan tenaga, ya bocah?"


Muragi : "tch.... (Sialan, apa-apaan mereka ini?)"


??? : "Hehehee.... Kau tidak bisa kemana-mana...."


Muragi : "(Ugghh apa-apaan ini? Kepalaku terasa sakit sekali. Uugghh) ARRGGHHH!!!!"



*BOOM!!!*



Disitulah potensi kekuatanku muncul.



5 Tahun Kemudian



Eline : "Ooi.... Muragi, waktunya sekolah lho.... *sambil mengetuk bel rumahku*"


Muragi : "Hooamm... Hmm..? Oh, Eline ternyata. *sambil membuka pintu*"


Eline : "Hiih, dasar. Kebiasaan nih kalo pagi.... Telat mulu kalau bangun tidur, biasakan bangun cepet dong!"


Muragi : "Ya, ya, ya.... Lain kali aku akan lebih cepat bangunnya. Ya sudah, tunggu sebentar yaa. Aku akan bersiap-siap."


Eline : "Wokeh."



Beberapa menit kemudian



Muragi : "*membuka pintu, lalu berjalan keluar* Yoosh.. Aku sudah siap. Ayo Eline, berangkat ke sekolah kuy! *sambil mengunci pintu rumah*"


Eline : "Skuy!"



Halo semua, namaku adalah Muragi, aku adalah seorang siswa SMA biasa. Dan temanku ini bernama Eline Hikari (meskipun kalian sudah tahu karena melihat dialognya, namun akan tetap kuberitahu ulang). Dia adalah seorang siswi SMA biasa sepertiku. Kami belajar di sekolah yang sama. Saat ini kami sedang menuju sekolah yang bernama SMA Kesatuan Supranatural.


Yup, aneh kan? Tapi ada sekolah seperti itu dikarenakan di Kota ini adalah tempat berkumpulnya para Esper atau pengguna kekuatan supranatural.


Sebenarnya, dulu pernah terjadi insiden. Insiden tersebut bernama "Virus Esper". Karena terjadi sebuah ledakan di sebuah laboratorium. Muncul asap aneh. Asap tersebut terlihat seperti asap biasa. Namun, ketika orang-orang menghirupnya, kondisi mereka menjadi tidak stabil. Dan muncul berbagai macam kekuatan dari dalam diri mereka. Yak, setiap orang hanya memiliki satu kekuatan supranatural, sih. Tapi, begitulah.... Yaah.... Banyak, banyak yang telah terjadi sih, dan aku pun merupakan beberapa generasi setelah korban-korban dari insiden itu. Jadi, bisa dibilang.... Itu sudah terjadi lama sekali. Dan sejak asap itu dihirup, itu mempengaruhi tubuh mereka juga, dan anak-anak yang lahir pun terpengaruh juga, karena pembawaan dari orang tua yang menghirup asap tersebut. Namun, kekuatan yang didapat pun bisa berbeda dari orang tuanya. Karena asap tersebut terpengaruh berdasarkan potensi orang-orang. Dengan adanya potensi, kekuatan supranatural pun bisa terbentuk. Dan karena itu juga, ada orang-orang yang tidak mempunyai kekuatan supranatural karena tidak mempunyai potensi.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Oct 21, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

TrustWhere stories live. Discover now