Brakkk
Suara dentuman pintu yang di buka paksa mengganggu aktivitas ku. Sontak aku menoleh ke arah sumber suara. Aku memicingkan mata seraya mengerutkan dahi heran melihat Ino sahabat baikku itu datang dengan wajah yang sangat terkejut melihat penampilanku saat ini. Dia menghampiri dengan langkah sedikit berlari ke arahku.
"Sakura kau yakin mau mencobanya sendiri? Ini terlalu beresiko bodoh! Kita bisa menyuruh seseorang untuk melakukannya!" dengan nada sedikit marah Ino bicara padaku, menarik lenganku untuk menjauh dari benda bulat di depanku ini.
Sreet... aku menghempaskan tangannya dari tanganku, tanpa menghiraukan dirinya, aku mulai mengganti pakaian yang sudah kusiapkan sejak kemarin.
"Kau yang paling paham tentang aku bukan? Aku sampai mempertaruhkan separuh usiaku untuk membuat benda ini."
Manik emeraldku tak berpaling dari benda bulat berbentuk kapsul dengan ukuran besar yang hanya bisa di tumpangi satu orang di dalamnya itu dengan perasaan yang kacau. Antara senang dan takut.
Senang akhirnya aku berhasil membuat benda bulat berbentuk kapsul yang ku sebut dengan 'Time Capsule', benda yang akan membawaku kembali ke masa lalu. Namun yang membuatku takut adalah tentang keberhasilan nya yang belum bisa ku prediksi sama sekali. Yang kuyakini keberhasilan nya hanya 5%. Yah bisa di bilang aku terlalu nekat, karena itu Ino tidak menyarankanku untuk mengujicoba nya sendiri.
Ino memijit keningnya pelan, "kau memang keras kepala, Sakura." Ujarnya seraya menghela nafas frustasi.
Aku hanya tersenyum simpul, lalu mulai menaiki 'Time capsule' buatanku itu. Ino menghampiriku lalu mengepalkan sebelah tangannya dan mengarahkannya ke arahku.
"Kudoakan semoga berhasil." Ujarnya dengan suara parau, serta wajahnya yang hampir menangis.
Aku tersenyum, lalu menyambut kepalan tangannya, "Arigatou,"
Blamm... aku menutup pintu, kini emeraldku mulai fokus pada tombol-tombol kecil yang berada di hadapanku, jariku dengan lincah menari-nari di atasnya.
Ssshhhhh... perlahan cahaya putih terpendar di depan pandanganku. Aku memejamkan mata dan menautkan tangan berdoa dalam hati.
Semoga kali ini berhasil, 'tunggu aku Sasuke-kun'
Disclaimer : Naruto milik Masashi Kishimoto
Author : Hani Yuya
Judul : Time capsule
Rate : T
Pairing : SasuSaku.
Gendere : Au,Ooc,Romance,Hurt/Confort.
One Shoot
.
.
.
Dddrrtttttt... wuushhhh... terjadi goncangan hebat dalam waktu kurang dari satu menit. Cahaya putih yang menyelimuti pandanganku tadi, sedikit demi sedikit mulai menghilang.
Srreet... aku melangkahkan kakiku keluar dari capsule dan mulai menyelusuri jalan. Cahaya matahari terik yang menyilaukan masuk menusuk penglihatanku. Senyum merekah di bibirku saatku mengedarkan mataku ke sekeliling tempatku berdiri saat ini.
Emeraldku terpaku pada sosok seorang pemuda memakai seragam SMA dan membawa sebuah tongkat wisuda dengan rambut khas pantat ayamnya sedang berjalan menuju pintu gerbang sekolah,ia seperti orang linglung yang sedang mencari seseorang. Deg... Aku tersentak kaget, saat tak sengaja mata kami berdua bertemu. Ia menghentikan langkahnya dan memicingkan matanya tajam ke arahku.
"Sakura," emeraldku melebar ketika mendengar ia menyebut namaku. Beberapa detik mata kami saling beradu pandang. Ketika ia ingin melangkah ke arahku. Brukk...
"Sasuke-kun...Omedetou~ hehehhe...akhirnya kita lulus juga,"
Seorang gadis dengan rambut merah mudanya memeluknya dari belakang. Tak sengaja aku tersenyum kecil, melihat keakraban mereka.
YOU ARE READING
Time capsule
Fantasy'Time Capsule', benda yang akan membawaku kembali ke masa lalu. Namun yang membuatku takut adalah tentang keberhasilan nya yang belum bisa ku prediksi sama sekali. Yang kuyakini keberhasilan nya hanya 5%. Yah bisa di bilang aku terlalu nekat, karena...
