"Gua suka sama lo!"
"Gua nggak!"
"Jadi pacar gua aja ya?"
"Ng.. Oke"
Cup
"Aku duluan ya, ada urusan" gadis itu tersenyum, lalu meninggalkan pria tadi yang diam membeku dengan wajah yang memerah.
Dia nerima gua?? Cium pipi gua?? Dia gak lagi kidding-in gua kan??!! Batin lelaki itu berteriak.
🍃🍃🍃
"Hiks..hiks..sakit hiks..sakitt"
"Kenapa hiks..kenapa...KENAPA?!!"
🍃🍃🍃
Fanisya berjalan gontai menuju kelasnya. Tampilannya hari ini begitu tidak sedap dipandang. Kantung mata yang hitam akibat semalaman menangis serta wajah yang tidak dipoles apapun, membuatnya semakin terlihat kacau.
"Anjir, mbak kunti yang seret dimata. Lo kenapa Sya?" Syira langsung bertanya begitu melihat penampilan Fanisya yang... Ugh, nggak banget.
Fanisya tersenyum, "gapapa" lalu meletakan tas nya dan duduk. Menatap kosong ke papan tulis.
Hening beberapa saat hingga Fanisya mulai angkat bicara, "gua diputusin sama Dava-"
"WHAT?!"
"Eh gua malah nerima Faro yang jelas - jelas ga gua suka" Fanisya menelungkupkan wajahnya dikedua tangannya.
Sedangkan Syira menatap tak percaya pada sahabatnya.
Faro? Farotama? Itu Fanisya gak bercanda kan? Lelaki tampan dan pecicilan namun banyak dikagumi hampir seluruh siswa dan Fanisya bilang dia tidak suka??
Fiks matanya kudu dicuci biar gadebuan karena kebanyakan liatin Dava.
Eh tunggu... Fanisya putus sama Dava dan setelahnya pacaran dengan Faro?
Aaaa gua aja masih jombloooo
🍃🍃🍃
"Ga ke kantin Sya?" tanya Syira sambil merogoh tasnya untuk mengambil uang.
"Gaaa" jawab Fanisya malas-malasan sambil menenggelamkan wajahnya.
"Lo ngapa sih galau banget. Kan udah ada Faro Syaaa" Syira mengambil buku yang sedari tadi dipengang Fanisya, matanya membelalak tatkala melihat hampir setengah halaman buku sahabatnya itu terisi coretan asal.
"Lo gila apa" Syira melempar buku itu tepat pada kepala Fanisya dan jatuh kembali kemeja.
"Mending Faro buat gua Sya.. Sayang kalo dianggurin gituu"
"Fani" panggil seorang pria.
"Eh" kaget Syira
Alamahoy. Malu-malu in anjiinr. Orangnya dateeeeng batin Syira berteriak.
"Eh Faro" Syira tersenyum kikuk sambil menyenggol lengan Fanisya.
"Ngantuk Syaaa. Udah, Faronya buat lu aja"
"Lo gak ikhlas ya pacaran sama gua?"
"Eh"
***
Hai guiss🤗
Cerita nya emang gadanta. Ini kebiasaan gue kalo lagi gabut baru up😛
Bikinin cover dong ya cantik, ganteng😗
Bubay😗 salam bebek❤
