Tonight

6 1 0
                                        

Malam ini hujan mengguyur deras,sesekali petir menyambar,membuat terang langit dan kamar remang2 ini

Aku berada dikamar ini,ya bersama Andreas yang sudah 2 tahun menjalani hubungan denganku.kami sekarang berdua sedang tidur berpelukan saling menghangatkan tubuh dengan suhu masing2

Ting..drrt
Bel apartemen Andreas berbunyi,membuatku bertanya,siapa tamu yang sayang jam 3 pagi??
Orangtua Andreas juga sedang ada di pulau sebrang sejak seminggu yang lalu
Andreas bangun dari tempat tidur,aku memegang tangannya ingin ikut ,tapi.."tunggu aja disini..biar aku yg kedepan,ok??" katanya kemudian tersenyum dan mengecup dahiku.
Aku mengangguk dan melepaskan tangannya,kemudian kembali duduk dikasur
Drrt..ctek
Kudengar pintu apartemen dibuka,kemudian sayup2 Andreas mengobrol dengan seseorang .

JELEDARRRR!!!!!!
Petir menyambar tanah dengan keras ,saking kerasnya sampai jendela balkon kamar terbuka,aku segera berdiri ingin menutupnya karena air hujan merembes masuk kedalam
Saat tanganku meraih handle jendela tiba2 anggota badanku berhenti bergerak,bukan itu saja sepertinya waktu juga ikut terhenti, detak jam di dinding kamar tak terdengar lagi.satu sosok manusia tiba2 ada dihadapanku,tak tau dari mana asalnya,aku yang sudah berusaha teriak tapi suaraku juga tidak bisa keluar hanya bisa terdiam menatap wajahnya yang hanya siluet hitam.
CETARRR..
Kali ini petir dan kilat tidak lagi mengejutkanku,mlah membantuku melihat wajah dihadapanku yang berjarak satu jengkal saja,walaupun dia lebih tinggi dariku,aku bisa melihat wajahnya..di.dia..tersenyum???
"Hai..kuculik dlu ok?"

Kemudian semua gelap





Jangan lupa vote untuk mendukung author:)

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Oct 13, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Beau Complement (pelengkap yang jelita)Stories to obsess over. Discover now