We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

Part 1

30 6 1
                                        

Fendy Firmansyah ya...
Nama yang indah nan ideal yang tentunya memiliki arti yang sangat mendalam.
Aku seorang mahasiswa dari SMP favorit di daerahku.
Aku mempunyai 2 saudara,laki-laki semua tentunya.
Kami hidup dikeluarga yang berkecukupan,tidak mewah dan tidak serba kekurangan...

Fendy, kenapa kamu nggak berangkat ngaji???tanya ibu kepadaku

Ah nggak dulu Bu lah,capek.jawab aku sembari memainkan ponselnya

Ah kamu mah capek terus, kemarin bukannya kamu udah janji mau berangkat ngaji lagi???kenapa sekarang nggak?udah lupa sama janji sendiri??? celoteh ibu ini itu:v

nggak ya nggak!!!nada tinggi terlontar dari mulut ku.

Huffffttt.tarikan nafas panjang ibu yang berarti kesabaran beliau menghadapi kelakuanku:'(

Aku nggak berangkat ngaji bukan tanpa sebab tentunya,,,

Flashback skuyyy 🤗

Saya merupakan salah satu anggota Dewan Pramuka di pangkalan sekolah saya belajar.
Disaat itu,saking sibuk dan beratnya saya mengemban tanggung jawab,sampai² saya lupa tidak berangkat ngaji...
Kalaupun berangkat,paling nggak 1 Minggu 3-5 kali...

Diwaktu itu,pas saya berangkat,tiba² teman² saya yang dulunya akrab,ketemu langsung menyapa...
Kini mereka berubah menjadi sok dingin,cuek,entah apa yang merasuki men-temen:V
Ditempat nongkrong pun mereka bercanda ria,asyik memperbincangkan sesuatu dengan teman² yang lain, sedangkan saya diasingkan sendiri diantara teman² yang lain.

Kok kalian nggak ngajak ngobrol aku sih?tanya aku ke temen²

Ya mbuh r urusan!!!salah satu teman aku menjawab dengan nada tinggi

Aku pun berfikir,"kenapa mereka jadi gini yah ke aku",,,dari berangkat sampai pulang,aku pun diasingkan dari temen² yang lain,sampe² mereka mau jajan aku ngikutin dibelakang,mereka lari menjauh dari ku,serasa akulah orang paling hina di dunia saat itu.

Itulah alasan aku nggak berangkat ngaji, aku takut,aku capek,aku malu dikaya giniin sama temen²ku...

Tak terasa mengingat semua itu, akhirnya air mata pun tumpah dari mata sipit,nan molek itu...

Dipagi nan cerah,suasana dingin menusuk tulang kecilku...aku pun terbangun untuk melaksanakan kewajiban ku terhadap Tuhan YME, sebagai seorang muslim.
Setelah sholat,bersih²kamar,aku pun membantu ibuku memasak,mencuci piring hingga menyapu pun saya lakukan.

Sekolah POV

Tidak seperti biasanya,saya kali ini di antar oleh paman saya, sesampainya dikelas saya pun mengapa teman²ku dengan senyum terbaik ku untuk mereka...

Kali ini tidak ada yang aneh,,,namun ada apa dengan temanku cewek itu...
Dia merasa diriku punya salah dengannya...

Pelajaran IPA pun berlangsung,,,Dea,Reni,Winda,yaaa dia adalah anggota PMR di pangkalan ku...
Disaat itu,pak guru bilang ke kita,"apabila ada 1 anakpun telat masuk waktu pelajaran saya,saya akan hukum bersihin kelas"itulah kata pak Jaka guru IPA kami.

kebetulan saat itu,Dea,Reni,dan Winda anggota PMR tersebut habis melaksanakan brifing di perpustakaan bersama pembina PMR yang bertugas.

Mereka ber-3 memasuki ruang kelas tanpa adanya rasa bersalah.

Hukum pak,hukum,!!! teriak teman²ku terhadap mereka...

Ehhh,kami habis brifing bukan main!!! kata Dea tanpa merasa bersalah

Ini pelajaran IPA,apa PMR???tanya pak Jaka dengan nada lantang...

Kemudian mereka ber-3 menjelaskan ke pak Jaka apa yang sebenarnya ia lakukan, sebenarnya mereka akan melaksanakan kegiatan lomba olimpiade PMR.
Kemudian pak guru memberitahu ke kami,bahwa mereka ber-3 Dea,Rani,dan Winda baru saja brifing buat mempersiapkan perlombaan olimpiade PMR.

Hah???apa ada lomba olimpiade PMR???aku pun bertanya...

Mereka ber-3 yang merasa organisasinya direndahkan mereka langsung melapor ke pembina PMR pada jam istirahat, kemudian pembina PMR melapor ke pembina Pramuka, setelah itu...

Panggilan FENDY 8F.suara pak Jaka pembina Pramuka memanggil lewat mikro bom

Hah?? aku???aku pun terheran-heran

Selanjutnya aku langsung mendekat ke sumber suara...

Kamu punya salah apa sama Dea PMR???tanya pak Jaka serius kepadaku

Salah apa sih pak???akupun menjawabnya sembari memikirkan apa yang sebenernya terjadi...

Setelah itu aku diberi waktu oleh pak Jaka untuk merenungkan kesalahan nya...

Ting tong!!!
Bel pulang pun berbunyi,,,aku bergegas meninggalkan sekolah sembari memikirkan apa yang membuat aku dipanggil sama pak Jaka tersebut...

Skip Rumah

Aku yang merasa lelah, akhirnya pun aku membaringkan tubuhku di kasur empuk dirumahku setelah berganti pakaian.
Sembari memainkan ponselnya,aku membuka aplikasi WhatsApp ku...

Ada notif nih dari grup.batin aku

PASCA 4 TPQ ******** ****

Desi
Nanti malam pada berangkat ngaji nggak.???

Ambar
Berangkat dong.


Nanti malam jadwalnya apa?

Ajib
Tumben tanya,emang lo mau berangkat???

Ali
Emang tu bocah, berangkat nggak berangkat nggak,emang tu sekolah punya kakek Lo

Itulah jawaban mereka,,, semakin kesini,saya semakin mantap untuk tidak meneruskan ngaji.

Masjid POV

Aku sebagai seorang muslim, melakukan sholat berjamaah di masjid terdekat rumahku...
Setelah selesai sholat,aku melihat Ali bersama Dava mengendap² jalannya seakan ingin menghindar dariku
Aku yang melihatnya, langsung aku menghampiri mereka.

Eh Ali,Dava,kalian mau kemana???tanya aku kepo

R ngendi².jawab Ali ketus

Sana mbok mau beli jajan,!omong Ali sembari mendorong aku

Aku pun terdiam...

Ayo dav,kita beli.ajak Ali ke Dava.

Aku yang mendengar percakapan tersebut, langsung mengikuti mereka berdua ke warung mba Iis,warung Deket masjid tempat aku sholat berjamaah tadi

Beli mba,,,suara Ali memanggil penjual tersebut

Penjual pun datang,,,beli apa ?tanya mba Iis penjual otak²+gorengan ke kami

Aku otak² mba.

Setelah aku membayar nya,mereka ber-2,Ali dan Dava meninggalkan aku,lari entah kenapa?entah kemana:'(

Sungguh duniaku hancur karena pertemanan yang aku ciptakan sendiri:(


Jangan lupa VOTE, and SHARE!!!
Semoga yang baca, pertemanan nya tetap terjaga yaaa:)
Salam Bahagia ✌️✌️✌️

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Nov 18, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

||•Destroyed•||Stories to obsess over. Discover now