Seperti biasa, setiap hari minggu Anya Natasya Fallopi, pemeran utama dalam cerita yang unik ini dan Carla Emiretia Elsa, teman baik Anya, pergi berolahraga di Lapangan Wijaya. Selain untuk menjaga kesehatan mereka, hal ini juga untuk mempersiapkan Masa Orientasi Siswa (MOS) nya besok di SMA Nasional Ekonomi (NE). SMA yang terfokus pada ilmu ekonomi dan sangat bergengsi karena banyak berkolaborasi dengan SMA terkemuka di kancah internasional. Sekolah ini menjadi incaran para siswa-siswi yang baru lulus dari pendidikan SMP.
Setelah mengelilingi lapangan beberapa kali, Anya dan Carla duduk di teras, pondok peristirahatan untuk merehatkan badan sambil meminum air yang dibawanya.
"Anya! Denger-denger siswa paralel dari SMP Garuda mau masuk SMA NE juga loh." Info Carla pada Anya serius.
"What? Emang siapa namanya?" Tanya Anya antusias.
Anya tercengang mendengar berita itu karena saat Anya mengikuti Olimpiade Sains bidang IPS, ia kalah dengan siswa delegasi dari SMP Garuda. Ia takut bersaing lagi dengan siswa itu karena kecerdasannya sudah tingkat dewa dan sulit untuk dikalahkan.
Anya takut di SMA NE tidak bisa memperoleh gelar siswa paralel dan siswa berprestasi lantaran ada anak Garuda itu.
"Gue lupa namanya tapi dia pinter buanget masalah ekonomi. Sampai-sampai dia bisa ngerjain soal ekonometrik dalam waktu setengah menit tanpa kalkulator. Bisa bayangin ngak?"
"Biasa aja. Gue satu detik bisa selesai kok." Bela Anya tak terima ada anak yang lebih pinter darinya.
"Biasa apanya. Denger-denger, tahun lalu dia juga juara OSN bidang IPS sampek dia menjadi perwakilan Indonesia dalam ajang siswa berprestasi. Parah banget ngak sih." Jelas Carla menggelengkan kepalanya saking kagum dengan kemampuan siswa dari SMP Garuda ini.
"Buh..." Anya melontahkan air yang diminumnya
"Bener dugaan gue. Ngak salah lagi dia yang telah ngalahin gue waktu olimpiade." Gumam Anya dalam hati.
Anya sempat bengong saat flashback
tentang kegagalannya di olimpiade.
"Duar...! Kenapa sih lho?" Kejut Carla
Carla sempat heran kenapa Anya jadi ngak fokus saat menceritakan tentang si anak Garuda.
"Hehehe ngak papa kok." Elak Anya
"Nah...ini anaknya! Btw ganteng buanget ngak sih?" Tunjuk Carla menyuguhkan foto dalam hpnya sambil teriak-teriak manja dan menghentakkan kedua tangannya seperti pemain drum.
Sreet...
Anya merampas hp Carla dengan cepat saking tidak sabarnya untuk memastikan siswa itu sama dengan apa yang dipikirkan.
"Pelan-pelan dong nanti hp iPhone 11 gue rusak."
"HAH." Kejut Anya dengan mata melotot sempurna dan mulut terbuka lebar saat melihat foto itu.
"Biasa aja! Ngak bisa lihat yang bening-bening dikit lho. Dia itu bagian gue."
Halang Carla pada Anya yang tidak sekedipkun melepaskan pandangannya dari foto yang Carla tunjukkan.
YOU ARE READING
CINDERELLA
RomanceCerita ini dimulai ketika Erich dipercaya sebagai pemenang olimpiade sains bidang IPS. Saat itu, ia berjaya mengalahkan Anya si Inces Cinderella, yang sangat ambisius dan dua tahun berturut-turut menjadi pemenang olimpiade. Mereka dipertemukan kemba...
