30 September 2019
Hai, namaku Rachel Hanna, akrab disapa Rachel oleh nenek, aku seorang gadis biasa bukan gadis populer disekolah maupun dilingkungan rumahku, aku tidak cantik, rambut coklat sepunggung dengan iris hazel serta mata bulat seperti rusa, tinggi ku hanya sekitar 165 cm, bulu mata lentik dengan alis yang tidak tebal namun ada, bibir kecil berwarna delima alami menambah kesan "Cantik" padaku, namun menurutku, ini biasa saja, ah iya aku ini keturunan Jepang-Indonesia, meskipun hanya sedikit, nenek buyutku adalah orang Jepang.
Aku tidak memiliki temanーlebih tepatnya aku tidak memiliki seseorang yang bisa kuanggap teman, mereka hanya datang semaunya lalu pergi sesukanya, aku sudah terbiasa dengan itu semua. Lebih dari 13 tahun aku merasakan hal itu, dan sekarang umurku 16 tahun, aku duduk di bangku SMA, dan aku bersekolah di SMA Harapan, meskipun bukan sekolah negeri, namun sekolah ini sudah termasuk favorit, bukan aku yang ingin masuk, tapi nenek dan kakek ku. Di sekolah ini ada banyak sekali murid murid yang berkebutuhan khusus, karena memang sekolah ini juga menyediakan fasilitas serta pembelajaran untuk para siswa berkebutuhan khusus, hebat bukan?
Ah aku hampir lupa, hidupku sekarang benar benar berubah 360°, karena seseorang yang tiba tiba masuk kedalam hidupku, aneh memang, tapi tak bisa dipungkiri aku jatuh cinta pada seorang hantu.
Jakarta, 2019
YOU ARE READING
Ghost in Love
Teen FictionIni bukan kisah tentang seorang gadis yang populer, bukan juga kisah tentang dua insan yang saling menyembunyikan perasaan, apalagi kisah tentang seorang pria dingin. Ini adalah kisah Rachel Hanna, seorang gadis yang hidup sendirian, tanpa teman, at...
