Perpisahan yang indah
Let's talk about all those things that we couldn't say
When the breeze flows gently around us
Let's sit face to face
And talk about our break up
(Song by : Chen Exo "Beautiful good bye")
Dua orang yang sudah menjalani waktu bersama satu tahun itu kembali ke tempat dimana semua perasaan berawal.
"Ma'af. "
Laki - laki itu menyesal, kenapa harus kata itu yang pertama kali terucap.
Dia memberanikan diri menatap seseorang yang ada di depan nya.
" aku tau, gak seharusnya aku kayaknya gini sama kamu. Tapi aku udah berusaha buat pertahanin perasaan aku sama kamu "
Di lihat nya Perempuan itu masih sama, Cantik. Meskipun raut wajah itu berbeda.
" Aksa... "
" Ma'af Cha."
"Ma'af, aku gak bisa jadi apa yang kamu harapkan."
"engga Cha. Kamu gak salah apapun, aku yang salah. Aku yang dari awal ngajak kamu buat ngejalanin ini semua. Dan aku yang janji sama kamu."
Di tempat pertama kali bertemu, semua terasa sama.
Hanya perasaan mereka yang berbeda.
Pohon di sekitar dan angin yang berhembus seolah menjadi saksi bisu untuk awal dan akhir dari mereka berdua.
"Terimakasih udah mau bersikap bahagia di depan aku sampai sejauh ini. Sekarang kita bisa bersikap biasa lagi" Ucap Echa mengalihkan pandangan kemanapun asal jangan pada Aska.
Echa tidak akan kuat untuk melihat wajah itu, wajah yang selalu membuat dia tersenyum dan bahagia tentunya.
"aku pergi. Dan.. Ma'af. " Aska pamit. melangkah kan kaki nya menjauhi Echa.
Basi.
Echa gak mau kata Ma'af itu, dia hanya ingin Aksa tetap ada di sisi nya.
Sakit. sesak. Dia berpikir, harus pada siapa lagi Echa bisa bersandar selain Aksa?.
Echa berdiri dari duduk nya, mantap langit. Tersenyum menertawakan diri sendiri.
Bahkan langit pun tidak ikut bersedih dengan nya.
Menahan keinginan untuk menangis.
Cukup, dia tidak akan menangis untuk perpisahan. Dia akan memulai kembali dari awal. Awal tanpa Aksa yang menemani hari-hari nya.
"Terimakasih Aksa" Echa bersuara lirih pada langit.
YOU ARE READING
Di Perjalanan
Teen FictionAksa dan Echa, sepasang yang perlahan berjalan sendiri sendiri untuk alasan yang tidak jelas.
