ONE

1.5K 109 17
                                        

Luna berjalan mengitari pusat perbelanjaan di kota ini. Matanya tak berhenti menyusuri setiap inci barang yang dipajang didepan setiap toko. Tangannya membenarkan topi kupluk yang dipakai mencoba menutupi rambut silvernya. Tidak tidak, ia bahkan tak tahu warna rambutnya itu apa. Banyak yang mengatakan bahwa rambutnya berwarna emas, ada juga yang mengatakan bahwa rambutnya berwarna putih. Namun ibunya mengatakan bahwa rambutnya berwarna silver, maka Luna mencoba untuk yakin bahwa rambutnya berwarna silver

Tidak berhasil.

Ia tidak berhasil menyembunyikan rambut anehnya. Hampir semua pasang mata menatap aneh kearahnya. Hanya dialah gadis maksudku- manusia berambut silver bahkan hampir mengarah ke putih albino. Luna merapatkan bibirnya kedalam mendengar celaan yang diberikan. Senyumnya kembali terbit dan mengatakan pada dirinya sendiri bahwa ini akan baik baik saja. Walaupun ada secercah rasa menyesal karena tidak benar benar menyembunyikan rambutnya didalam topi kupluk.

Tidak tidak

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


Tidak tidak. Ibunya berkata bahwa warna rambutnya adalah salah satu yang harus dibanggakan, ia ingat detail setiap kata katanya yang selalu membuatnya tersenyum.

"Mom" Luna kecil yang saat itu berusia sepuluh tahun menarik pelan gaun panjang milik ibunya

"Ya sayang?" Ibu Luna- Flade Mensis mensejajarkan tinggi tubuhnya dengan putri kecilnya itu matanya memancarkan kasih sayang yang sangat besar

"Apa kau menyayangiku?"

"Tentu saja" Flade Mensis menatap heran anaknya

"Meskipun aku hanya anak angkatmu?" Luna tak berani menatap mata ibunya

"Tentu saja aku menyayangimu anakku. Kau anakku, putriku, bulanku" Flade mengecup lama kening putrinya. Air matanya menetes begitu saja, ia benar benar mencintai putrinya

"Mom, apa aku menyakitimu? Maafkan aku, aku tahu kau begitu mencintaiku tapi aku malah menanyakan hal itu" tangan mungil Luna mengusap air mata dipipi ibunya.

"Tak apa. Mom menangis bukan karna hal itu" Flade tersenyum lembut

"Apa ada lagi hal yang mau kau tanyakan?"

"Ya, apa warna rambutku sebenarnya mom? Teman temanku mengatakan rambutku berwarna emas Felya dan Frelya mengatakan rambutku berwarna putih nona pupsy mengatakan rambutku berwarna silver. Manakah yang benar mom?" Luna mengerjapkan matanya polos

Moon Goddess [COMPLETED] Stories to obsess over. Discover now