Trying to out

2.3K 109 19
                                        


Sekarang Seokjin sedang uring-uringan, pasalnya sejak tadi Yoongi yang natobe roomatenya kini tengah berada di dalam kamar mandi sejak satu jam yang lalu dan Seokjin sdari setengah jam yg lalu menahan untuk membuang urinenya. Seokjin enggan menuju kamar mandi yang ada di luar, karena dia tidak mau harus jauh-jauh ke kamar mandi yg ada di luar saat di dalam kamarnya ada kamar mandi.




"Yoongi apa yang sebenarnya kau lakukan di dalam hah?" teriak Seokjin emosi
"Sebentar hyung, kumohon jangan masuk ke dalam dulu" balas teriak Yoongi dengan suara cemas


Oke Seokjin mulai tidak sabar, dia mencari kunci ganda kamar mandi yang ada di laci meja samping tempat tidurnya, akhirnya benda itu didapatkannya dengan segera dia membuka pintu kamar mandi.

"Ceklek"

Ini sangat mencengangkan, pasalnya Yoongi dengan badan menyender di dalam bathup tanpa busana dan tanpa air di dalam bathup. Dan parahnya dia sedang mastrubasi, Seokjin sedikit banyak menyesal "Jika kau berendam isi bathupnya dengan air, buka sperma mu Yoon" ucapnya kemudian berlalu menuju kloset dengan muka merah padam. Yoongi sebenarnya sangat malu ketahuan mastrubasi oleh orang lain, tapi mau bagaimana lagi dia masih pada gairahnya yang tidak tuntas sedari tadi.


"Aghh" puncaknya pun tiba dia memejamkan matanya dan mengistirahatkan sejenak tangan yang sedari tadi bekerja, Seokjin yang telah selesai dengan urusannya bertanya kepada Yoongi "Apa yang membuat jadi seperti ini?" sambil melihat Yoongi yang terkulai.

"Hyung tolong aku, bagaimana cara menyelesaikan ini" lirih Yoongi dengan mata masih terpejam, Seokjin melihat bahwa adik Yoongi terlihat tegang dengan Yoongi yang tidak berdaya. "Biar kucoba" sembari mendekat dan ikut masuk ke dalam bathup lalu memposisikan dirinya diantara kedua kaki kecil Yoongi, entah mengapa Seokjin merasa gugup. Awalnya dia ingin membantu tapi ide gila lewat dalam kepalanya, dia memang sedikit agak tidak waras.

Sambil melihat Yoongi dia melebarkan kedua kaki Yoongi, Yoongi masih menanti apa yang akan dilakukan lekaki itu.
Dengan tiba-tiba Seokjin memasukan jarinya ke dalam Yoongi "Hyung apa yang kau lakukan?" tanya Yoongi sambil memejamkan matanya, Seokjin sibuk menggerakkan jari-jarinua di dalam Yoongi "ini adalah caranya Yoon" Yoongi hanya mengernyit tidak paham, Yoongi yang sedari tadi memejamkan matanya tidak menyadari Seokjin telah mengeluarkan adiknya dari dalam celana training yang dia kenakan kemudian mengeluarkan jarinya dari dalam Yoongi dan "Akhh" tiba-tiba Yoongi merasa sesuatu lebih besar dari jari masuk kedalamnya "H-hyung kau gila?" ucapnya sambil bergetar, Yoongi bisa mengira itu adalah adik milik Kim Seokjin "Tenanglah Yoon, tidak ada salahnya mencoba cara ini" Yoongi dengan keadaannya sekarang tidak bisa melawan Seokjin, biarlah dia ikutan gila seperti Seokjin pikirnya selama membuat gairahnya hilang.

Seokjin mulai menggerakan tubuhnya untuk menghujam Yoongi, "H-hyung sakit" Seokjin melihat Yoongi mengernyit sakit sambil mencengkram pinggiran bathup "Cobalah untuk relax Yoon" ucapnya sambil menghujam Yoongi.
Yoongi mencoba untuk relax dan semakin lama hujaman, Yoongi merasa hal yang lebih nikmat dari sebelum-sebelumnya "angh hyung lagi" Seokjin hanya menggeram sambil terus menghujam, sampai hingga meraka berada dipuncak bersama.




Seokjin dan Yoongi mengambil nafas bersama dengan brutal "Bagaimana? Apakah sudah selesai?" bisik Seokjin pada Yoongi yang perlahan membuka mata sayunya "Atau kita lanjutkan lagi ditempat yang lebih nyaman? Sugar?" Seringainya pada Yoongi yang menatapnya sayu, lalu dibalas anggukan malu-malu dari Yoongi. Lalu mereka menyesaikannya dengan diiringi ciuman dan sentuhan.







END

Thanks for reading

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Sep 21, 2019 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Trying to outTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang