Historical Romance
Cerita seorang pelayan yang diculik bersama Sang Putri oleh para bandit gunung. Ikuti kisah petualangannya.
Khusus Dewasa
MFMM
Baca kalau suka, tinggalkan kalau merasa terganggu.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Yasmine selalu menikmati perjalanan seperti ini. Ia suka mencium udara bebas yang segar, melihat begitu banyak pemandangan alam dan hutan belantara yang mereka lewati selama perjalanan dan semua kota-kota kecil serta besar yang sempat mereka tinggali sejenak. Terlebih, ia menyukai hari-hari di mana Putri Laura mengabaikannya sehingga ia bisa menikmati perjalanan ini. Fakta bahwa sang putri tidak terlalu membutuhkan pelayanannya selama perjalanan ini adalah bonus lain buatnya. Biasanya, mereka akan bepergian dengan rombongan besar dan dia akan duduk di dalam kereta bersama para pelayan lainnya dan hanya akan melayani sang putri di pagi dan sore hari, dan terkadang di siang hari.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Tapi perjalanan kali ini berbeda. Putri Laura harus berangkat dari Perancis menuju Inggris untuk menikah dan ada banyak keberatan serta ancaman dari pihak-pihak yang tidak setuju, termasuk negara tetangga mereka, Spanyol, sehingga banyak sekali rencana-rencana licik yang dijalankan untuk menggagalkan pernikahan tersebut. Pada perjalanan biasa, rombongan itu akan dikawal oleh prajurit, para bangsawan dan juga barang-barang yang tidak sedikit. Tapi khusus untuk kali ini, Yasmine dan Putri Laura tidak bepergian bersama rombongan. Mereka memilih untuk menyamar dan hanya membawa beberapa pengawal. Dengan bepergian bersama rombongan yang lebih kecil, dalam penyamaran, berpindah dari satu kota ke kota lain, berganti-ganti grup, membuat mereka lebih mudah dan jauh dari perhatian. Bagi Putri, lebih aman berbaur bersama grup-grup kecil sehingga para pengawalnya akan mudah mengawasi setiap menit keberadaannya dan Yasmine adalah pelayan yang sudah melayaninya selama beberapa tahun – dengan begitu, rencana tersebut lebih masuk akal.
Walaupun kemungkinan akan menghadapi ancaman dalam perjalanan ini, sama sekali tidak membuat Yasmine merasa tidak nyaman ataupun bahkan tidak aman, ia malah menikmatinya, hanya saja sang putri sepertinya tidak senang karena berpakaian seperti wanita biasa dan tidak membawa serta banyak barang bersamanya. Sang Putri juga tidak menyukai fakta bahwa Yasmine adalah satu-satunya pelayan yang bisa diajaknya berbicara. Para pengawal yang bersamanya jelas dipilih bukan berdasarkan keahlian mereka berkomunikasi dan selama dua minggu itu, satu-satunya teman dalam perjalanan Putri Laura adalah Yasmine. Yasmine sepertinya bukanlah teman mengobrol yang disukai Putri Laura karena dia lebih suka berdiam diri dan merajuk, dan ketika Yasmine mencoba berbicara, Putri Laura sama sekali tidak menampakkan kesan ingin bercakap-cakap dengannya.