AKU, #1

45 4 0
                                        

     Aku pernah menyerah pada keadaan, salahku sendiri yang terlalu lemah menjaga perasaan.

    Aku pernah menyerah terhadapmu yang terlalu dingin, ahh aku memang lemah.

   Setelah sadar, kecewa sudah pasti. Asa yang mulai pupus terkikis lara, pikiran yang terus dipenuhi kebingungan, pertanyaan terus terlempar padaku. Mengapa? Mengapa? Hanya membisu saat itu yang kubisa, raga seakan terhempas oleh kekecewaan, hati yang terus gelisah tercabik lara. Lalu kupikir ini hanya sebentar, aku akan melupakanmu.

    Ragamu telah lepas, tapi pikiranku terus dipenuhi oleh namamu. Aku lupa menghilangkannya dari hatiku, bukan kesengajaan, itu memang tidak bisa hilang.

   Setiap pagi aku mendoakan semoga semesta menjagamu, ntah kau bisa tanpaku atau tidak. Haha, aku hanya bercanda. Kau perempuan kuat, aku hanya laki-laki lemah, melindungimu saja aku ragu, atau malah sebaliknya aku yang kau lindungi.

   Tadi aku bilang aku pernah menyerah, oh iya. Benar aku pernah menyerah, lalu kau kembali memberiku kesempatan untuk asa yang belum tercapai. Rasanya seperti terlahir kembali, aku yang dulu kehilangan asa, lalu kau datang lagi dan lagi. Seperti seseorang yang menyiramkan air pada tanaman yang terlanjur layu dan hampir mati.

    Kau tidak membutuhkanku, aku yang membutuhkanmu. Tanpaku kau bisa sangat bahagia. Ntah apa yang ada dalam pikiranmu ingin kembali pada orang yang telah mengecewakanmu.

    Sangat beruntung, sangat bahagia, aku bisa bersamamu.

aku mencintaimu, L.

AKU, KAMU, KITA. Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang