Han Mingxu tau jika tidak ada orang yang lebih kejam didunia ini daripada Nancheng Lie. Keluarga Han dan keluarga Nancheng memiliki hubungan yang sangat dekat yang terus menurun ke beberapa generasi yang diperkirakan lebih panjang dari sungai Yangtze.
Hal yang paling memalukan adalah bahwa kecepatan Nancheng Lie bermain-main dengan pria lebih cepat dari dia mengganti celana dalamnya.
"Han Minghao... aku mohon padamu… aku mohon tolong beritahu aku dimana lie berada, aku… aku belum melihatnya selama beberapa hari terakhir.
Han Mingxu bersandar dipintu mobil dan menaikkan alisnya ke teman sekelasnya yang sedang menangis,atau bisa disebut mantan kekasih Nancheng Lie.
Seorang anak muda dengan tinggi 183cm, sosok langsing dan sangat ramping. Seseorang yang tidak berpenampilan bagus, bagaimana seseorang seperti dia bisa menarik perhatian tuan muda Nancheng?
Melihat dia menangis,Han Mingxu hanya bisa mengerutkan dahinya. Apa yang tidak dimiliki Nancheng Lie sejak kecil adalah kesabaran.
“Aku Tidak Tahu”. Siapa yang tahu,mungkin dia sedang menikmati waktunya dikasur laki-laki polos lainnya.Han tidak mengerti mengapa Lie menyukai krisan laki-laki,mereka memiliki ketertarikan yang berbeda.
“Tidak tahu? Bagaimana mungkin kamu tidak tahu?
Kamu adalah teman terdekat lie, bagaimana kamu bisa tidak tahu?”. Dia menangis dan suaranya semakin nyaring,Han Mingxu melihatnya dan merasa tidak nyaman.
“Kamu bertanya kepada saya?” Han bertanya dengan dingin.Han Mingxu yang tinggal diatas piramid sejak kecil,terlahir sebagai pangeran layaknya pangeran dari surga yang bahkan disukai Tuhan.
Berbeda dengan Nancheng Lie yang sombong,Han Mingxu adalah orang yang elegan dan ramah.Itu yang selalu membuat orang lupa bahwa ada kesombongan dan kekhususan dalam dirinya.Bagaimana mungkin orang biasa bisa berteman baik dengan Nancheng Lie?
Nada bicara dari Han tiba-tiba membuat pemuda itu gemetar,dia menggigil dan coba menjelaskan.Namun tak disangka dia mendengar Han berbicara dengan nada yang lembut.”Aku akan membawa kamu kesana”.Suaranya tenang dan hangat seperti air.
Han Mingxu terkekeh dan menampilkan senyum licik diwajahnya.Dia menuntun laki-laki itu kemobilnya,menginjak gas dan pergi.
Han Mingxu akan segera menelepon Lie jika saja tidak ada seseorang yang meneleponnya dan berkata “Aku Merindukanmu”.Suara laki-laki itu sedikit serak, suara itu adalah suara ketika seseorang baru saja “melepaskan beban” (maksudnya selesai bercinta), dan semua laki-laki mengetahuinya.
“Dengan senang hati”.Bibirnya terangkat dan matanya terlihat tersenyum.Orang yang diabaikan di mobil diam-diam mengamati Han Mingxu dan jantungnya berdetak lebih cepat.Dia kira orang itu sedang jatuh cinta sekarang.
“Aku bahkan memikirkan mu dalam mimpiku”.Suara pria yang sedang tersenyum disebrang telepon itu sangat memikat.
“Lie”.Senyum Han seketika memudar dan menggunakan nada yang memberikan sedikit peringatan samar.
“Sedang memikirkanmu”
“Nan….Sial” Han Mingxu mengumpat dan menjerit tiba-tiba “Ahhhhh..”
“Apa yang terjadi?”, mendengar teriakan tersebut insting Lie langsung memikirkan apa yang sedang terjadi.
“Tidak apa-apa” lalu berkata dengan orang disebelahnya dengan tegas “Diam disana”.Dia menginjak pedal gas dan mobilnya terlihat seperti terbang.Dari kaca spion Han dapat melihat mobil yang sedang mengejar mereka.
“Hei…Hei…..jawab aku..cepat jawab aku” Nancheng lie disebrang telepon terdengar sangat khawatir dan berteriak dengan gugup.Hati Han Mingxu sangat tersentuh,itu adalah pertama kalinya dia mendengar suara Nancheng Lie yang sangat emosional.
“Tidak apa-apa,hanya hampir menabrak anjing dijalanan”
“Siapa yang begitu berani!” Nancheng Lie berteriak dan hatinya terasa berat.Kota itu adalah wilayah dari keluarga Nancheng dan Han.Kedua tuan muda itu diibaratkan seperti nasi putih dalam mangkok,siapa yang tidak mengenal mereka berdua!
“Dimana kamu? Aku akan segera kesana” semua orang tau Nancheng Lie diciptakan sebagai seseorang yang tidak terkekang.Siapa yang tidak mengetahui kekejaman seorang Nancheng Lie?
“Aku di … “ sekarang bukan hanya seekor anjing,namun penghalang jalan.Han Mingxu memberi teleponnya ke pria di sebelahnya,”kamu beritahu dia dimana kita berada.” Dia harus konsentrasi menyetir.
“Halo…Halo...” Pria itu mengambil teleponnya dan wajahnya menjadi pucat.
Dari telepon Nancheng Lie tahu bahwa ada orang lain dimobil itu.
“Dimana kalian?”
“Sedang di…Sedang di…” Mobil melaju terlalu cepat,dia tidak bisa melihat sedang dimana mereka. “Aaahhh…”
Baamm… Peluru itu menembak jendela disebelah pria muda itu. Mobil itu sangat mahal dan bahan kacanya juga sangat kuat.Bagaimanapun, Han Mingxu tahu dia seharusnya mengganti kaca itu menjadi kaca anti peluru.
Peluru itu terpental,namun masih membuat kaca mobil retak.
Walaupun kota ini tidak damai sampai mereka bisa tidak mengunci pintu mereka dimalam hari,tapi tidak dengan menembak mobil dijalan raya pada siang hari.Han Mingxu tahu bahwa dia adalah target yang sebenarnya.Belum sempat dia memikirkan siapa pelakunya,bau mesin yang terbakar telah tercium.
Sial..Peluru itu merusaknya.
“Lompat.”
Jalannya berada disekitar pegunungan dan tidak ada warga setempat yang tinggal disana.Itu berarti pelakunya telah merencanakannya sejak lama.
“Apaaa!…”
Han Mingxu terlalu malas untuk menjawabnya.Pintu mobil terbuka dan sekali lagi,peluru melewati mereka berdua dan tangan Han Mingxu melepaskan setir mobil lalu bergegas memeluk pria muda disebelahnya.
“Aaaaaaa..” suara teriakan itu terdengar sangat keras.
Dengan begitu,disekitaran jalan membentuk garis merah,itu adalah merah dari darah segar.Dari kejauhan, mobil yang mengejar mereka berhenti dan beberapa orang keluar dari mobil.
“Mereka melompat dari mobil.”
“Hidup untuk melihat orang,mati untuk melihat mayat.” Kata seseorang dari dalam mobil.
Beberapa jam kemudian.
“Kita telah menemukan mereka..”
Dipertengahan jalan gunung, dua tubuh laki-laki itu ditahan oleh akar pohon dan tidak jatuh kedalam jurang,namun jejak memar ditubuh mereka sangat mengerikan.
Beberapa orang yang mendengarnya segera bergegas kesana.
“Bagaimana?” Mendengar suara itu beberapa orang minggir untuk memberi jalan kepada laki-laki berbadan tinggi itu.Suara itu berasal dari pria yang baru saja turun dari mobil,namun dia mengenakan kacamata hitam dan masker sehingga sulit untuk dikenali.
“satu mati dan satunya lagi terluka parah.”
“Ohh..?” laki-laki itu berjongkok dan memeriksa identitas dari mereka,siapa yang mati dan siapa yang terluka parah.
Sebuah pisau kecil yang tajam muncul dari tangannya.
Dia menggores jarinya dengan pisau itu,dan darah seketika muncul.Orang yang sedang sekarat itu menjulurkan lidah untuk merasakan darah orang itu yang berada diujung bibirnya.Bau besi karat dari darah memenuhi mulutnya.
“Apakah yang mati akan hidup dengan beberapa tusukan lagi?” Pria itu tertawa. “Kurasa iya,karna mayat juga akan merasakan sakit kan?”
Pisau itu tertancap didada Han Mingxu,langit menjadi gelap seperti berkabung untuknya.
Orang itu berdiri dan melepaskan kacamata dan maskernya. Yang mengejutkan adalah orang itu memiliki wajah yang sama dengan Han Mingxu.
“Mulai sekarang, namaku adalah Han Mingxu.” Dia berbisik kepada mayat itu.
ESTÁS LEYENDO
Transmigrated as My Best Friend's Ex (Translate)
RomanceJudul:重生在好友的旧情人身上 Author: Zǐ Shǎi Mù Wū ; 紫色木屋 Genre : Adult, Comedy, Mature, Romance,Yaoi. Status: Lengkap Chapter : 58 chapter Sinopsis Mantan pacar teman Han Mingxu datang menemuinya dan minta Han Mingxu membantu dia mencari teman baiknya. Han Mi...
