Aroma kopi menyeruak bersamaan dengan gerakan kakiku yang melangkah memasuki ruang dengan kursi kursi berundak di salah satu universitas ternama di jantung kota ini. Ini tahun keduaku berada disini, memaksakan otakku terjejali materi materi rumit yang ajaibnya hanya kumengerti saat ujian tiba. Menyesap pelan americano hangat sembari duduk di tingkatan kelima, lagi-lagi aku merindukannya. Laki-laki dengan aroma dingin dan segala kenangan pahitnya yang anehnya terasa hangat.
'Nggak nggak, nggak sekarang Ra..' batinku. Mataku menjelajah seisi ruangan yang hampir penuh, menjelajah keluar melalui jendela yang dipenuhi embun sisa hujan pagi tadi. Ah, harusnya aku masih berlibur hari ini. Bergelung bersama selimut tebal selagi tidak mengejar blok-blok yang tertinggal dalam jatah semesterku.
Seorang mengetuk pelan palu sidang perdana mengenai peraturan mahasiswa baru dan serentetan penyelenggaraannya akhir pekan besok. Hari itu, aku tidak menyangka. Aku berubah sejauh ini..
YOU ARE READING
Comparing
FanfictionMengenai aku yang lagi-lagi menjadikannya sebagai pembanding semua laki-laki yang datang menghampiri. Mengenai dia yang datang tanpa permisi, mengisi sekat pembagi tanpa henti. Mengenai rasa yang hilang saat kembali. starring: Cho Seung Youn Han Seu...
