Begining🐰

8 1 0
                                        

Kamu berdiri di depan sebuah gedung dan menatap gedung itu dengan ragu.

Setelah beberapa menit kemudian akhirnya kamu memutuskan untuk melangkahkan kakimu masuk dengan perlahan dan ragu.

Terlihat para pria berjas dengan badan yang tegap berjaga di setiap sudut gedung itu. Kamu melangkah masuk ke dalam gedung itu namun, di hentikan oleh salah satu pria berjas di situ. Kamu pun teringat sesuatu dan menunjukan kartumu lalu, dia mempersilahkan kamu masuk.

Kamu berjalan ke lift sambil memegang hpmu.
"Lantai berapa ya dia berada?" Gumammu kecil sampai mengecek hpmu tanpa sadar ada seseorang yang menaiki lift bersamamu.

"Ah lantai 7 ternyata." Gumammu lagi.
Namun, ketika kamu ingin menekan angka 7 di lift ternyata sudah di tekan oleh seorang pria di depanmu.

Kamupun terdiam sejenak memperhatikan pria di depanmu. Dia lebih tinggi darimu dan terlihat mempunyai proporsi tubuh yang bagus bahkan kamu bisa melihat ototnya di balik baju kaos yang agak kebesaran untuknya.

Kamu terdiam sejenak memperhatikan tubuh itu karena sepertinya kamu mengetahui siapa pemilik tubuh itu.
Namun, tiba tiba sang pemilik tubuh itu berbalik melihatmu dan seketika kamu langsung menarik topimu kebawah menutupi mukamu karena malu.

Ting!
Bunyi pintu lift terbuka.
Pria itu pun keluar terlebih dahulu dari lift lalu, kamu pun keluar.
Kamu berjalan di belakangnya sambil mengingat ingat siapa dirinya. Lalu, tak berapa lama kamu pun sadar siapa dia.

"Lee hangyul." Ucapmu ketika tersadar siapa pria di depanmu dan sepertinya pria di depanmu mendengar namanya kamu ucapkan karena dia melangkahkan kakinya lebih cepat. Kamu pun melangkahkan kakimu lebih cepat. Lalu, dia masuk ke sebuah ruangan dan menutup pintunya.

Kamu terdiam menatap pintu itu ragu sejenak.
*X1 ROOM*
Itulah tulisan yang tertempel di pintunya.
Lalu, kamu menghembuskan nafas pelan dan memegang gagang pintu itu. Kamu memegang pintu itu dan terdiam karena kamu harus menyiapkan hati untuk bertemu orang itu.

Tiba tiba pintu itu tertarik dari dalam sontak membuatmu kaget tanpa persiapan dan terjatuh ke depan.
Kamu menutup matamu seolah siap menerima dirimu terjatuh namun, kamu terdiam karena tak terasa sakit sedikitpun.

Kamu pun membuka mata perlahan dan mendapati dirimu bersandar di dada bidang seseorang. Kamu mengangkat kepalamu dan mendapati lee hangyul di hadapanmu.
Kalian terdiam sejenak sambil saling menatap seperti mata kalian saling tertarik satu dengan yang lain lalu, kamu menarik dirimu kebelakang dan membetulkan topimu kebawah ketika menyadari kejadian tadi.

"Ah.. kamu wanita yang tadi kan. Kamu mengikutiku? Apakah kamu fansku?" Tanyanya sambil mengangkat satu alisnya memandangmu.

Kamu terdiam dan tak menjawab.
"Apakah bunga ini untukku?" Tanyanya lagi sambil menunjuk bunga di tanganmu. Namun, kamu masih terdiam.

Kamu tak tahu harus berkata apa karena kejadian tadi masih terus berputar di otakmu..
Hangyul terdiam di depanmu dan menatapmu ragu.

"Wah hyung.. siapa wanita ini?" Tanya Minhee yang baru saja memasuki ruangan di ikuti dengan personil X1 yang lain.
"Apakah dia fansmu hyung?"Tanya Junho yang bingung melihatmu terdiam.

Lalu, tiba tiba saja Dongpyo datang dan melepaskan topimu.
"Noona."panggilnya kepadamu yang kelihatan panik mencari topimu yang baru saja di ambil.
" Noona tidak boleh di sini. Nanti kamu bisa di usir satpam jika ketahuan." Kata Dongpyo sambil mengembalikan topimu dan tersenyum. Dongpyo benar benar terlihat seperti baby, pikirmu dalam hati.

"Aku mencari seorang teman." Katamu ketika sudah berhasil mengumpulkan nyawamu kembali. Kamu pun melihat sekelilingmu mencari sosok yang ingin kamu temui.
" Siapa yang ingin kamu temui?" Tanya seungyoun yang sedang duduk sambil memandangmu dengan senyum manisnya.
"Yohan." Jawabmu ragu.

USStories to obsess over. Discover now