Hari ini adalah hari pertama aura cinta kirana menapakan kaki dibangku sekolah dimana banyak murid berlalu lalang untuk mencari kelompoknya masing masing termasuk aura dia kebingungan mencari kelompoknya bagaimana tidak beribu ribu murid berlalu lalang sampai membuatnya pusing .
Aura mendegus kesel "kesel gue gk ketemu ketemu"
Tiba tiba seseorang menghampirinya "lho kenapa Ra "
Aura dengan nada kesal " kesel gue za cari kelompok gue gak ketemu ketemu pagi pagi bikin mood gue ancur aja " kata aura Kepa temennya yang dipanggil za tadi
Zahra tertawa melihat sahabatnya yang udah kesal dari tadi " emangnya kamu kelompok apa Ra"
Sambil memperlihatkan nemtek yang dikalungkanya dilehernya " kelompok Mekkah za"
Zahra clingak clinguk membantu mencari kelompok aura tak lama kemudian Zahra melihat kakak tingkat dari kelompok Mekkah sambil menjuk " tuh kelompok lho "
Aura sambil nyengir "heheheheh emang lho temenku paling baik deh" sambil meninggalkan Zahra
Zahra cuma bisa geleng geleng kepala
Setelah sampai dikelompoknya aura langsung berbaris dan menggikuti intruksi dari kakak tingkatnya untuk memasuki kelas yang dipakek untuk kelompok Mekkah
Batin aura" ganteng banget" sambil melihat cowok laki laki yang berada dibangku paling depan sendiri
Intruksi kakak kelas yang bernama kak Zan memberitahukan bahwasanya siapa yang ingin menjadi ketua regu untuk kelompok Mekkah semua anak pada diam semua tapi dengan lantangnya cowok yang didepan sendiri mengajukan dirinya untuk menjadi ketua regu
"Gue kak" ujarnya lantang
Sambil menunjuk cowok tersebut kak Zan "nama lho siapa"
"Nama gue Rayhan Andi kusuma panggil saja Rayhan"
Batin aura"yes akhirnya gue tau nama tuh cowok" sambil senyum senyum sendiri
Ujar kak Zen "lho mau ngajuin yel yel gimana"
Akhirnya Rayhan menunjukkan yel yel yang dibuatnya ke kelompok Mekkah dan akhirnya bel sekolahpun berbunyi akhirnya semua murid berhamburan keluar untuk pulang kerumahnya masing masing termasuk aura pulang kerumahnya dengan dijemput kakaknya
ESTÁS LEYENDO
IMPIAN AURA
Romanceketika dia bermimpi untuk menikah dengan orang yang begitu tinggi apakah dia sanggup untuk menggapainya
