Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
"HYEBIN ! ! ! .. KEMBALI !"
Siapa yang tega membiarkan wanita paruh baya yang berlari meneriaki nama cucunya itu.
Kalau bukan Hyebin.
Gadis yang sekarang berlari sambil membawa sepaket ekstra ayam dari toko neneknya itu.
"Maaf, Nek. Nanti siang aku akan membantu. OKE?!"
Hyebin masih terus berlari sambil berteriak.
Huft, dasar gadis itu. Gerutu sang nenek.
BRUK !
"Astaga. Maaf maaf. Bagaimana ini?"
Hyebin memungut ayamnya yang berserakan setelah bertabrakan dengan seorang pria di depannya.
Sialnya buku pria itu juga berserakan bersama ayam. Huh, jangan lupa minyak dan saosnya.
Hyebin sendiri tidak berani mendongak meihat ekspresi orang did
epannya itu.
"Ah, bagaimana ini. Ini buku mu"
Hyebin masih menunduk sambil menyerahkan bukunya.
"Ganti"
Pria itu membuka suara dinginnya.
"Hah?? Apa?"
Kini Hyebin mendongak, memastikan apa yang dikatakan pria itu.
"Ganti buku catatanku"
Hyebin melotot tidak percaya.
Bukan. Bukan karena mengganti catatannya. Tapi almamater yang dipakai pria itu.
Apa? Bukannya itu juga almamaterku?!
Sial. Itu memang almamater universitas Hyebin juga.
Sepersekian detik kemudian pria itu melewati Hyebin yang masih diam.
"Ah bagaimana ini"
Gadis itu mengacak bajunya frustasi. Masalahnya, ia mengenal pria itu. Pria yang sama saat mengambil dokumentasi saat ospek.
Dia adalah.
Jeon Wonwoo.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
YOU ARE READING
Chicken Cola
FanfictionAda dua alasan Wonu sangat menyukai ayam goreng dan cola. Pertama, ayam goreng, cola, dan game memang kesatuan yang menjadi candunya Alasan kedua, Hwang Hyebin °2019
