Getah Tersedu

24 0 0
                                        

(jojo)

Ketika suar-suar tak lagi menjelma cahaya,
Teropong menghunus bagai laksa hingar bingar makna

Ayah dengan Ibu tak bercula

Ufuk timur membara tersarkas,
tinggi-tinggi cakaran langit pertiwi menari atau merintih menanti cadas kian berani menghempas

Daun serat kayu ingin meronta dan  bernyanyi pada angin

Getah dan bertanah tersedu-sedu tak berumur kembali

Kemana kan terbawa huru-hara senja yang tergulai di tepi malam, tersudut dari lonceng Prasasti modernisasi

Tengkorak punah, melambai tersemai disamping keterkikisan

Bagian Timur , Yogyakarta

#PenaKiriWhere stories live. Discover now