Damai! Mungkin itu yang sedang dirasakan gadis yang sedari setengah jam lalu memandang berbagai jenis bunga,tanaman dan tentu saja keindahan taman Dumbarton Oaks.
Bola mata coklat gadis itu bergerak mengikuti pandangan,bulu matanya berkedip santai memandang kedamaian itu.Sesekali bibirnya tersenyum dan masih sambil menyaksikan keindahan itu.
Kala itu musim dingin,dan gadis itu masih betah disana,terkadang bibirnya bergetar menahan dinginnya cuaca.
"Mungkin beberapa bulan lagi aku tidak akan menyaksikan keindahan ini lagi." lirihnya hampir tak terdengar.
Dia terdiam sejenak,menunduk dan mengingat masa kecilnya ketika dia digendong oleh sang Ayah melewati sawah - sawah hijau dan tanah yang becek.
"Ais...pegangan..." seru Ayahnya.
Kemudian dia akan tertawa terbahak -Aisyah..Sambil terus berpegangan di pundak Ayahnya.
"Ahh kenangan.Teringat sendiri tanpa diundang! Sekarang Aisyah sudah dewasa,sekarang Aisyah yang harus membahagiakan Ayah." bisiknya pada diri sendiri.
***
Aisyah sudah hampir menyelesaikan study-nya dia George Washington University,dan tentu saja dia mendapat beasiswa untuk sekolah disana.Sudah hampir selesai tugas akhir semesternya.Sudah lama pula dia meninggalkan Indonesia dan keluarga tercinta.
Aisyah baru saja membaca buku sambil duduk di dekat universitasnya,tak lama kemudian dia bersiap untuk kembali ke asrama,membereskan buku - bukunya dan baru dua langkah dia berjalan ada suara...
"Excusme!"
Aisyah menoleh,ada seorang pria.
"Ini sepertinya punyamu,aku menemukannya" pria itu berkata sambil menyerahkan buku bercover warna biru muda.Di depannya tertulis nama "Ais".
" Yes.This is my book.Thank You"
"Of course.Oh ya.I am Zein.Alexander Zein Ahmad" Pria itu mengulurkan tangannya.
Aisyah bimbang,dia tidak bisa mengulurkan tangannya untuk menjabat Zein,karena Aisyah tahu,itu tidak diperbolehkan dalam agama.
"Apa dia tidak melihatku yang berhijab.Apa dia tidak tahu aku seorang muslim.Dan tentu saja aku tak bisa menjabat tangannya." batin Aisyah
Alhamdulillah. Selamat membaca....
KAMU SEDANG MEMBACA
ZEIN
RomancePernahkan hati kita bertanya 'Bisakah cinta mengubah segalanya?'.Dan jawabannya adalah tidak! karena yang mengubahnya bukan cinta,tapi keyakinan dan dorongan dari hati kita sendiri. Disini,menceritakan kisah seorang Aisyah,yang mengenal seorang athe...
