Detik 1 . Hidup ini kadang membuatmu merasa bodoh.

22 1 0
                                        


========
Mini Intro
========

Terjadinya perang saudara yang belum diketahui kenapa, membuat konflik memanas bahkan hingga merebak di tempat seluruh tempat, banyak anak remaja yang diculik dan rumornya di didik menjadi tentara bayaran di berbagai faksi dalam kekacauan itu.

Banyak orang tua yang di pisahkan bahkan secara paksa untuk merelakan anaknya dibawa oleh tentara bayaran itu.

Kenan jelas sekali akan di culik apabila dia bertemu dengan para tentara milisi, Hidup seorang diri di tengah hutan. Dengan kecerdasan dan ketangkasanya, dia berasal kabur dari kejaran para tentara bayaran itu.

Halo, Author lanjutin Intronya setelah beberapa karakter muncul yaaa ~ 

So, have a good day!
=======

ʕ•ᴥ•ʔ

=======

Semua berawal saat Kenan mengikuti jurnal kakaknya membuat dia berhasil selamat kabur dari kejaran tentara itu.

Tepat berada di kota seribu jembatan, Kapal tumpanganya bersandar. Nelayan yang menemaninya dari pelabuhan menepuk pundak Kenan sekaligus memastikan tidak ada yang mencurigakan.

"Nak Sudah sampai sini saja bapak bisa bantu kamu, semoga kamu bertemu dengan orang yang kamu maksud" sembari Nelayan itu berlayar kembali kelautan

Dengan tatapan hampa dan perasaan yang makin kalut, Kenan memutuskan untuk tetap berjalan sambil melihat kanan kiri di sekitarnya, tiba saat sore dia memutuskan berhenti di Jembatan yang entah berapa puluh kali dia menghitung jumlahnya ada di Kota ini.

"Setidaknya aku bisa selamat dan lihat ini bu, yah, Air Terjun ini sungguh sangat indah, coba Ibu bisa melihat ini bersama ayah bersama Kenan"

tanpa disadari air matanya mengalir,

Tidak lama kemudian, ada seorang perempuan yang juga menatap kosong di samping kenan dengan jarak kurang lebih 5 meteran, Kenan lantas mengusap air matanya yang hendak jatuh.

Beberapa menit sangat hening, Kenan Memutuskan untuk segera pergi, namun saat hendak pergi, perasaan kenan seakan tidak nyaman, dia tetap berjalan dan tidak menghiraukan perasaaan itu,

"BYUR!"

Kenan terkejut melihat perempuan itu terjun dari jembatan

Lantas dengan cekatan Kenan lompat ke sungai untuk menolongnya

"HEI! Apa yang kau lakukan!"
Perempuan yang itu lalu memukuli lengan Kenan untuk memberi tahu sepertinya dia memang sengaja terjun atas kemauanya sendiri.

BLETAK!

"Kau tidak melihat ya! Ditolongin malah main pukul aja!"

"Lepasin! cuman mau mati! Ga usah di tolong tolong segala!"

Dengan muka datar Kenan segera melepaskan dan sekaligus menenggelamkan perempuan berambut poni warna hitam itu.

"TOLONG!!!!"
Teriak si perempuan itu karena mungkin sudah mulai kehabisan nafas dan meminum air sungai tanpa sengaja.

Kenan pun melemparkan talinya ke tiang ke tepian sungai yang hampir saja membawa mereka terjun ke Air Terjun.

"oh, dia pingsan"
Kenan memastikan bahwa dia sudah pingsan dengan menepuk pipinya, mungkin bisa dibilang sedikit menampar.

"sepertinya sudah mulai gelap, lebih baik segera mengumpulkan kayu untuk untuk membuat api"
Kenan memikirkan bagaimana bertahan sejenak setelah kejadian bodoh tadi.

Ketika sudah kembali, si perempuan berambut poni itu sudah menggigil sambil menatapi wajahku penuh dengan kecurigaan.
"dasssaa....rrr krr..inimal!"

Matanya melotot seakan ingin membunuhku.

"maksudmu Kriminal? Kebanyakan drama, bocah"
Sambil Kenan menyiapkan perapian dan membawa beberapa kelinci hasil perburuanku.

Mata dia seakan sangat tajam melototi ku dengan badanya yang masih keriput kedinginan.
"aku lapar..."

"Ceritakan aku dulu kenapa kau bisa sebodoh itu hanyut di sungai, kau harus ganti rugi waktuku untuk menolong bocah sepertimu"

"aku lapar... , aku mohon"
mukanya yang awalnya sangat ingin mencabik cabik Kenan sekarang berubah instan seakan dia memelas.

"..."
lalu Kenan makan dengan sangat lahap hingga Perempuan itu panik bukan main.

"IYA IYA AKU CERITA!"
sambil menggembungkan pipinya.

"Tapi janji ya, kamu harus percaya sama apa yang ku ceritakan walaupun ceritanya sangat aneh"

Kenanmengangguk dan berhenti makan dan memperhatikan dia bercerita.

"Jadi, semua berawal dari ..."

pada abad 7, dia adalah seorang ilmuwan yang belajar tentang konsep waktu,tujuan utamanya adalah membuat manusia bisa berkunjung untuk memperbaiki masalalu atau masa depan.

Namun, disuatu hari, hal ini di dengar oleh kaum elite untuk digunakan sebagaisenjata perang paling menakutkan di dunia.

Sehingga para ilmuwan yang sedang bekerja disitu satu persatu di culik, namun,perempuan itu berhasil kabur karena di dorong secara paksa menuju pesawat

Mereka duduk menyandar pada punggung masing masing berlawanan,

"Baiklah, akan ku bantu kau setelah menemukan kakakku",
"Tapi ingat, lain kali saat kau mau mati, jangan buat orang lain susah,sekarang istirahatlah dulu."
sambung Kenan.

"Oh iya, Aku Laras, namamu?"
Laras menolehkan wajahnya melihat Kenan,

"nggrrokkkkk"
Kenan tertidur pulas.

BLETAK!
"Woy malah tidur ih!"

dan dimulailah petualangan mereka untuk mencari kitab suci, ehsalah. Pokoknya petualangan mereka.

A Journey Of Truth SeekerHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora