Disebuah rumah sakit dikota Seoul, terlihat ramai sekali orang yang berkerumunan di lobby rumah sakit. Dari pengunjung hingga pasien dan pekerja, semuanya terpaku oleh seorang Pria yang memiliki aura yang sangat menawan.
Oh Sehun, pemilik perusahaan Oh's Crop yang menjadi salah satu investor terbesar dirumah sakit ini.
"Hei, lihat itu... Tuan Oh Sehun benar-benar tampan!" Bisik beberapa suster yang ada disana.
"Suster Kang, bisakah kau memberikanku daftar pasien yang harus kuperiksa hari ini?" Ujar seorang perempuan yang merupakan salah satu dokter dirumah sakit tersebut.
"E-Eh baik Dokter Oh, tunggu sebentar." Ujar Suster Kang yang langsung bergegas kembali bekerja.
Orang yang dipanggil Dokter Oh itu menghembuskan nafasnya pelan, ia kemudian melirik sedikit kearah pria yang disebut sebagai Oh Sehun itu.
Didada Dokter Oh tertulis namanya adalah Oh Hayoung, marga yang sama seperti pemilik perusahaan Oh's Corp.
Hayoung tertegun sebentar sambil mengamati wajah Sehun, memang sangat tampan sampai orang-orang disana terpaku termasuk dirinya.
"Ini daftar pasien yang anda minta, Dokter Oh." Ujar Suster Kang yang mengagetkan Hayoung.
"Terimakasih." Hayoung mengambil daftar pasien itu dan kemudian kembali keruangannya.
Begitu sampai keruangannya, Hayoung begitu terkejut ketika melihat seorang anak kecil terduduk diatas sofa didalam ruangannya.
'Siapa anak ini? Wajahnya tidak asing.' Ujar Hayoung dalam hati.
"Halo... Apa yang kau lakukan diruanganku Tuan Muda?" Ujar Hayoung kepada anak kecil itu.
Anak kecil itu segera mengeluarkan sebuah benda dari dalam tasnya dan mengetik sesuatu.
Tolong aku, Dokter.
Hayoung berjalan menghampiri anak kecil itu begitu membaca apa yang baru saja ia tulis.
"Ada apa? Apa kau sakit?" Tanya Hayoung.
Namun dalam hati Hayoung ia berkata, 'Sepertinya anak ini memiliki keterbelakangan'.
Perutku sakit sekali, Papa memarahiku dan menyuruhku untuk beristirahat dirumah. Tulis anak itu.
"Kau sakit? Biar aku periksa."
Hayoung bergegas mengambil stetoskop di laci mejanya dan mulai memeriksa keadaan anak itu.
Tok Tok...
Hayoung agak terkejut mendengar suara ketukan pintu, lalu kemudian muncul lah pria paruh baya dari balik itu itu.
"Maaf mengganggu waktunya Dokter Oh, saya mencari Tuan Muda dan bertanya kepada dokter lainnya. Mereka bilang Tuan Muda ada disini." Ujar Pria Paruh Baya itu.
Hayoung menoleh ke arah kecil itu kemudian kembali membalikan pandangannya.
"Dia bilang padaku bahwa dia sakit, aku baru saja memeriksanya." Ujar Hayoung.
"Ah mengenai itu, Tuan Muda beberapa hari ini tidak mau makan. Ia terus melempar makanannya tidak mengizinkan seorang pun mendekatinya. Saya harus membawanya sekarang karena Tuan Besar sedang mengadakan rapat di rumah sakit ini."
Hayoung mengerutkan dahinya mendengar itu.
"Hm.. Saat ku periksa tadi dia tidak menolak, aku akan mencari tahu dan membujuknya. Kau bisa pergi dan nanti menjemputnya lagi, Ayah dari anak ini tidak akan keberatan bukan jika aku memeriksanya?" Tanya Hayoung.
"Baiklah Dokter Oh, saya akan kembali lagi begitu rapat selesai." Pria paruh baya itupun membungkuk kemudian meninggalkan ruangan Hayoung.
'Jason Oh? Dia memiliki marga yang sama denganku.'
"Jason, bisa katakan padaku apa yang terjadi padamu?"
Cukup lama Hayoung memeriksa Jason, karena keadaan Jason yang memiliki keterbelakangan yang membuat Hayoung harus extra hatig-hati dalam bertindak. Hingga akhirnya Hayoung dan Jason pun tertidur pulas diatas sofa.
Cukup lama Hayoung dan Jason tertidur, Jason tertidur dipangkuan Hayoung. Hingga akhirnya seorang pria memasuki ruangan Hayoung.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hayoung sedikit membuka matanya, ia berusaha mengumpulkan nyawanya dan memperbaiki pandangannya.
"Eoh? Bukankah kau CEO Oh's Corp Oh Sehun?" Tanya Hayoung.
"Ne, aku adalah Oh Sehun. Maaf merepotkanmu Dokter Oh." Ujar pria yang bernama Oh Sehun itu.
"Apakah kau ayah dari Jason?" Hayoung memastikan.
Sehun pun mengangguk.
'Daebak, aku tidak tau kalau dia sudah punya anak.' Ujar Hayoung dalam hati.
"Bagaimana keadaannya Dokter Oh?" Tanya Sehun.
Hayoung berdiri dari posisinya sambil menggendong Jason dan memberikannya kepada Sehun.
"Dia seperti ketakutan sebelum aku datang, dia bahkan membanting semua barang-barangku. Tapi tenang saja, sepertinya Jason sudah cukup membaik dibanding sebelumnya." Ujar Hayoung sambil memijat kepalanya.
Ia kembali teringat akan apa yang dilakukan Jason.
"Aku minta maaf atas tindakan anak ku, aku akan mengganti semua kerugian yang anda derita Dokter Oh. Kalau begitu aku pamit dulu." Ujar Sehun kemudian membungkuk lalu pergi meninggalkan Hayoung.
Dan benar saja, beberapa saat kemudian ruangan dan barang barang Hayoung yang rusak kembali seperti semula.
"Ya! Hayoung-ah, jangan coba-coba untuk mengambil CEO Oh Sehun dariku!" Ujar seorang perempuan yang begitu saja masuk mendobrak ruangan Hayoung.
Hayoung tersentak kemudian kembali memijat kepalanya.
"Huft, Sejeong-ah. Aku tidak akan merebut CEO kesayangannu itu. Kau tau bukan aku tidak tertarik dengan urusan cinta."
Perempuan bernama Sejeong itu memajukan bibirnya.
"Hei sudahlah hentikan, berikan daftar pasienmu yang harus aku periksa besok."