Matahari mulai tenggelam dan digantikan oleh cantiknya bulan. Gadis berambut tengah sibuk mempersiapkan alat musik kesayangannya yaitu biola.

"biola udah,oke siap" ujar gadis tersebut.

tidak lupa berpamitan dengan ayah nya yang sedang duduk di kursi roda.

"ayah Salwa pamit dulu ya mau cari uang buat berobat ayah,cepet sembuh ayah, love you yah" ujar gadis tersebut sambil mencium pipi kanan kemudian mencium punggung tangan ayahnya.

                                ...

"Disini aja kali ya" ucap Salwa sambil mengeluarkan biola miliknya.

Tak lama kemudian Salwa memainkan biolanya dengan merdu sehingga pengunjung yang berada di alun - alun kota mendekat dan tersanjung melihat betapa lihainya tangan kecil gadis itu memainkan biolanya sehingga mengeluarkan nada-nada yang sangat indah dan enak di dengar.

pengunjung mulai memasukkan uang kedalam kotak yang telah Salwa letakkan di depan.

                           🐦🐦🐦

Brukkk

"sialan siapa sih" Salwa menoleh ke arah yang menabraknya sehingga biola kesayangannya jatuh dan rusak begitu saja.

"maaf maaf" ujar cowo tersebut dengan wajah cemas kaya di kejar - kejar setan.

"gabisa benerin biola gua dulu" menyodorkan biolanya yang telah patah menjadi dua ke cowo tersebut.

"maaf gua harus buru - buru" teriaknya cowo tersebut lari meninggalkan salwa.


Halo,
Ini pertama kali aku nulis loh.

Maaf ya kalau ceritanya ntar kedepan ga jelas soalnya ini cuma buat mengisi kegabutan ku,dari pada bengong ntar malah keinget mantan eh,mending nulis ya kanan.

Oh ya dan makasih yang sudah mampir dan baca cerita abal - abal aku ini semoga sukaa ily 3000+++😘

Dream Come True Wo Geschichten leben. Entdecke jetzt