Prolog

5 1 0
                                        

Author: KainaCho
Tittle: Coma [Who Are You]
Genre: Romance, Comedy (Maybe)
Lenght: Chaptered
Cast: Cho Kyuhyun | Shin Jiyoon

~Coma~

Brakkkkkk

Siluet mobil yang berputar – putar hingga menimbulkan bunyi berdecit yang sangat memekakan telinga dan akhirnya terbalik itu pun membuat seorang gadis yang kini tengah berada di tengah jalan  menjerit dan tak tahu harus berbuat seperti apa.

Ia terlampau kaget dan akhirnya merosot dari tempatnya berdiri.
‘Mobil itu menabrak pembatas jalan !! Astaga, Ya Tuhan, apa yang aku lihat ini sekarang dan siapa yang mengendarai mobil itu??’ batin gadis itu berteriak.

Ia tak mampu berkata – kata hingga tetesan air mata mengurai jatuh melewati pipi cantiknya. Ingin rasanya ia menggerakan kakinya untuk menghampiri orang itu, namun entah mengapa ia tak mampu untuk bergerak barang satu langkah pun.

***

Orang yang tengah berada di dalam mobil terbalik itu merintih kesakitan. Dengan sisa tenaganya ia mencoba untuk keluar dari mobil, namun nihil. Ia tak bisa melakukannya.

Sesaat kemudian pandangannya bertemu pandang dengan mata gadis yang juga tengah menatapnya. Gadis itu menangis.... Hingga akhirnya semua pandangannya mengabur dan berubah menjadi hitam, gelap.

~Coma~

“Hikss-hikss.. Andwe!! Tetaplah bertahan, aku akan ke sana. Tunggu aku hikss ... hikss”

“Jiyoon-ah, bangun nak. Kau kenapa?" kata ibu Jiyoon khawatir sambil menggoncang-goncangkan  tubuh Jiyoon agar ia cepat bangun.

Ibu Jiyoon baru akan tidur ketika ia mendengar suara tangis dari dalam kamar anaknya. Lalu ia cepat-cepat berlari menghampiri kamar Jiyoon. Betapa kagetnya ia karena menemukan anaknya yang dalam keadaan tidur namun tengah menangis tersedu-sedu.

“Hah hah.. hah... Mommy !! hiks hiks.” Gadis bernama Jiyoon itu bangun dengan keringat dingin sudah bercucuran di dahinya.

“Ya Tuhan. Tolong jangan buat Mommy khawatir. Kenapa kau menangis sayang? Apa kau habis bermimpi buruk. Ceritakan pada Mommy nak” desak ibu Jiyoon sekali lagi lalu memeluk anaknya.

Ia tak sanggup melihat anaknya yang menangis, apalagi di dalam tidurnya.

‘Ini mimpi ?? Tapi kenapa kejadian tadi terlihat begitu nyata dan bahkan aku sampai menangis seperti ini’ batin gadis itu dengan masih menangis sesengukkan.

Rasanya sakit dan dadanya menjadi sesak. Ia tak kuasa menahannya hingga ia menangis lebih kencang dari sebelumnya.

~Coma~

Beberapa menit setelah tangisnya mereda Jiyoon mulai menceritakan kejadian yang ia lihat di dalam mimpinya.

“Mommy, apa mimpi itu pertanda buruk ?? Aku takut Mommy, aku tidak ingin ada kejadian buruk lagi menimpa keluarga kita. Ak-ku ingin kita selalu bersama” kata Jiyoon masih menangis  sesenggukan setelah ia selesai menceritakan mimipinya.

Ibu Jiyoon lalu menegelus surai coklat panjang anaknya lalu memeluknya penuh kasih sayang.

“Tidak nak. Mungkin kau mengalami mimpi itu karena kau kelelahan hari ini. Biasanya mimpi buruk terjadi ketika tubuh kita sakit dan tak dapat menahan rasa sakit itu hingga semuanya berimbas pada mimpi kita. Satu hal yang harus anak Mommy tahu, Mommy akan selalu di sisi mu dan juga Jongjin. Mommy tak akan meninggalkan kalian berdua.” Jawab ibu Jiyoon menenangkan putri tercintanya.

“Kalau begitu, Mommy harus berjanji padaku, hmm?” tanya Jiyoon meminta agar ibunya berjanji.

Ya, setelah kejadian sepuluh tahun yang lalu tepatnya saat ayahnya meninggal karena sebuah kecelakaan, Jiyoon hanya tinggal bertiga bersama ibu dan adiknya yang terpaut dua tahun lebih muda darinya. Jadi ia tidak ingin siapapun meninggalkannya lagi.
Ia takut.

“Mommy berjanji nak.. Nah, sekarang tidurlah kembali, hmm. Jangan takut, Mommy akan tidur di sini.” Kata ibu Jiyoon lalu menidurkan tubuhnya di samping Jiyoon.

~Coma~

Pagi menjelang, sinar mentari mulai menyelinap di balik tirai jendela kamar Jiyoon. Gadis itu kini telah bangun dan melihat sisi ranjangnya telah kosong. Mungkin ibunya telah berangkat bekerja, pikir Jiyoon.

Setelah kepergian ayahnya maka semua tanggung jawab diemban oleh ibu Jiyoon. Termasuk mencari nafkah.

Ibu Jiyoon harus mengelola perusahaan ayahnya yang saat itu hampir pailit. Namun dengan kegigihannya, Ibu Jiyoon pun dapat mengembalikan keadaan perusahaan menjadi seperti semula dan kini telah menjadi salah satu perusaahaan terbesar di London. Ibu Jiyoon hebat.

Tentu, karena meskipun ia ibu rumah tangga ia merupakan lulusan terbaik dari Univeritas Seoul. Sebenarnya sebelum ia menikah dengan ayah Jiyoon, ibu Jiyoon adalah sekretaris dari ayah Jiyoon.

Ia lalu berhenti bekerja karena perintah ayah Jiyoon yang ingin agar ibu Jiyoon menjadi ibu rumah tangga yang baik dan hanya mengurusi urusan keluarga.

Selama di Inggris, keluarga Jiyoon memang menggunakan dua bahasa yaitu Inggris dan Korea, maklumlah karena ayah Jiyoon berasal dari Inggris dan ibu Jiyoon berasal dari Korea. Jadi keluarga ini sudah sangat fasih menggunakan dua bahasa ini.

~Coma~

“Eungghh, aku haus” kata Jiyoon pada dirinya sendiri lalu ia mulai turun dari ranjangnya dan berjalan  untuk menuju dapur yang terletak di lantai bawah.

Setelah minum gadis itu memutuskan untuk kembali ke kamarnya untuk membersihkan diri. Ia pun mulai berjalan melewati walking closet untuk menuju kamar mandi.

‘‘Kemarin itu mimpi yang sangat buruk, kenapa aku bisa sampai bermimpi seperti itu ?” ujar Jiyoon bertanya – tanya pada dirinya sendiri sembari ia mulai melepaskan semua pakaian yang melekat di tubunhya.

Setelah semua pakaiannya tertanggalkan, Jiyoon lalu membuka sekat berupa plastik tipis yang membatasi antara wastafel dan bath up. Dan apa yang ia lihat sekarang adalah......

“Aaarggghhhh !!!!”

~Coma~

Terlihat seorang pria yang kini entah bagaimana caranya ia bisa tidur di sebuah bath up.

Meskipun begitu, ia belum menyadari tempat di mana tidurnya sekarang. Tidurnya terusik karena samar – samar ia mendengar suara seorang gadis. Gadis ?? hahh..  sekarang pasti ia sedang bermimpi.

‘Dingin’ batin pria itu karena merasakan tubuhnya yang menggigil kedinginan.

Ia pun perlahan mulai membuka matanya dan betapa kagetnya ia saat mendapati dirinya tertidur di sebuah bath up. Pria tersebut lalu mengedarkan pandangannya dan...

“Arggghhhh !!”
“Arggghhhh !! Oh gosh !! Siapa kau ?!!!”

Prolog absurd wkwkwk, maklum saya author baru dan belum terlalu pandai buat cerita kkkk. Mian jika jelek dan banyak kata yang salah. Dah ye, tunggu ajahh chapter satu nya. Annyeong !! ^^

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 08, 2019 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

ComaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang