Min yara
Setelah hampir 5 tahun aku meninggalkan negara kelahiranku ini, akhirnya aku bisa kembali ke negaraku
"Noona!!" terdengar suara yang sudah tidak asing ditelingaku
"kookie i miss you so bad" ucapku sambil memeluk tubuhnya erat
Kenalkan dia adalah jeon jungkook, tapi aku lebih suka memanggilnya kookie karena dia senyumannya sangat manis seperti cookies
"Noona berhentilah memanggil aku kookie, aku ini sudah dewasa bukan lagi kookie kecilmu yang dulu" ucapnya sambil mengeratkan pelukannya padaku
"Kookie aku tidak bisa bernafas, lepaskan aku" aku pun berusaha melepaskan pelukan jungkook
"Siapa suruh noona memanggilku seperti itu, kau membuatku seolah olah seperti bayi berumur 3 tahun"
"Aigo uri kookie sudah pandai melawan haha" aku pun terkekeh sambil mencubit pipi nya pelan
"Ah yasudah noona ayo kita berangkat, noona pasti lelah setelah perjalanan panjang"
Yah itu memang benar perjalanan dari los angeles ke korea memakan waktu yang cukup lama dan sudah dipastikaan saat ini aku hanya ingin menghabiskan waktuku dengan kasur yang empuk
"Kajja kookie"
•••
Min yara
"Noona maaf aku tidak bisa mengantarmu kedalam, 15 menit lagi aku ada kelas" ujarnya dengan wajah yang merasa bersalah
"Tidak apa apa kookie, terimakasih banyak sudah mau menjemputku dibandara dan maaf jika aku merepotkan"
"Tidak noona kau tidak pernah merepotkanku, yasudah aku pergi dulu ya bye noona" jungkookpun segera menaiki mobilnya dan meninggalkanku di depan gerbang rumah yang berwarna coklat tua ini
Aku benar benar merindukan rumahku, merindukan keluargaku lebih tepatnya
Aku pun membuka pintu rumah dan langsung disambut oleh ibuku
"Eomma aku merindukanmu, maaf aku sudah lama tidak pulang" aku pun memeluk ibuku dengan erat
"Iya eomma senang akhirnya anakku bisa pulang, kajja kita ke kamarmu"
Aku dan ibu pun segera naik ke lantai dua dan saat ini aku berada di sebuah kamar dengan pintu berwarna pink, seketika kenangan masa lalu kembali hadir
"Yara-ssi aku ingin kamar kita bertemakan ungu yah"
"Tidak yeji aku ingin kamar kita bertemakan pink"
"Bagaimana jika kita bermain batu gunting kertas siapa yang menang maka dia boleh menentukan warna kamar ini"
"Ayo siapa takut"
"Batu gunting kertas"
"Mian yeji kali ini kamar ini milikku"
"Ahh kau sangat menyebalkan yara"
"Yang penting kamar ini akan bertema pink ah senangnya"
"Yara kenapa kau melamun" ucap ibu yang tiba tiba menyadarkanku dari lamunan masa lalu
"Ah aku tiba tiba merindukan Yeji eomma, dimana dia?"
"Dia sedang fitting baju pernikahan, pernikahannya akan diselenggarakan 1 minggu lagi"
"Ah iya aku hampir lupa jika tujuan ku pulang adalah untuk menghadiri pernikahannya, yasudah eomma aku ingin beristirahat dulu ya"
"Iya aku tau kau pasti lelah" eomma pun membantuku membawa koper kedalam kamar lalu pergi meninggalkanku
Kamar ini tidak berubah sama sekali, Yeji benar benar tahan tidak mengubah warna kamar ini bahkan saat ini aku membenci warna pink karena hal itu akan mengingatkanku pada kenangan buruk huft
YOU ARE READING
RENDEZVOUS
FanfictionRendezvous dalam bahasa perancis artinya pertemuan Kisah ini menceritakan pertemuan Min yara dengan seorang pria bernama kim taehyung Keadaan yang membuat mereka bersatu dalam ikatan yang tidak diinginkan Mereka satu sama lain hanya menginginkan sat...
