Prolog

141 5 0
                                        

Bismillahirrohmaanirrohim♥
Semoga suka teman:)







Di kediaman rumah minimimalis bertingkat tersebut seorang remaja perempuan sedang berbincang serius dengan sang ayah-nya.

"What mondok? No no big no aku gak mau,lagian nih yah aku udah nyaman banget sama sekolah aku dan juga temen-temen aku baik-baik kok yah"  Tolak gadis cantik yang sudah rapi dengan seragam sekolah kebanggannya.

"Walaupun kamu nolak juga ayah akan tetep mondokin kamu mbak" kata sang ayah yang sebentar lagi akan pergi ke tempatnya bekerjanya.

Remaja yang di ketahui bernama Echa itu mendengus kesal mendengar balasan sang ayah.

"Udah mbak terima nasib aja"kata bocah kelas lima sd itu lalu meminum susu hangatnya.

"Iya.makanya mbak,mampusin kan di pondokin" sahut adiknya yang kedua

Gadis itu melirik kearah dua adiknya yang sedang menyantap sarapan paginya.

"Diem kamu orang berdua nyaut aja" sewot remaja cantik itu pada kedua adiknya.

"Ish ayah pokoknya aku gak mau mondok titik" remaja itu bangun dari duduknya lalu salim pada ayah-nya untuk pergi ke Sekolah.

"Berangkat assalamualaikum"

"Waalaikumsalam"

"IBU BERANGKAT YA ASSALAMUALAIKUM"

"IYA HATI-HATI,WAALAIKUMSALAM"

Ya remaja itu berteriak karna ibunya sedang berada di dalam kamar adik paling kecilnya yang usianya baru saja menginjak usia satu tahun setengah.Echa bergegas pergi diantar dengan pak Joni supir pribadi ibunya.

Di SMK SMTI Sekolah terbaik dan cukup populer itu lah Echa dan ketiga sahabatnya bersekolah.Echa remaja gadis itu memasuki kelasnya dengan perasaan kesal.Entahlah pagi hari ini suasana hatinya sedang sangat buruk.

Erin atau yang bernama lengkap Kerina Bakarudin itu sudah sampai di kelas lebih dulu melihat wajah sahabatnya yang sudah di tekuk membuat Erin mengerutkan dahinya.

Echa sampai di tempat sebelah Erin "Kenapa Cha pagi-pagi kok mukanya udah gitu?" Tanya Erin setelah Echa udah sampai di sebelahnya.

Echa mengubah posisinya menjadi menghadap Erin "ERIN HUWAAAAAAA" Echa langsung meluk Erin

"Kenapa sih lo?" Tanya Erin,Echa ngelepasin pelukannya.

"Tau gak si Rin ya masa gue mau di masukin pondok"

"WHATTTTT!"
Bukan itu bukan suara Erin tapi suara kedua sahabat gue yang lagi berkunjung ke kelas gue dan erin.Kami tidak sekelas.Hanya gue sama Erin aja yang berada di kelas yang sama X 1Analisis sedangkan Vanesha Kelas X 2 Analisis dan Ica kelasX 2. Industri.

Gue dan Erin langsung melihat kearah pintu di ikuti dengan penghuni kelas yang lain.

"Terus kaya mana Cha ?" Tanya Erin mengabaikan kedua sahabatnya yang masih berdiri di depan pintu.

"Ya gue gak mau lah Rin secara di pondok itu kita gak boleh maen hp terus nanti karya-karya gue di wp eotte?"

"Gue setuju sama Echa nanti gimana story yang gue buat di wp" Keluh Ica.

"Wai wait maksud lo" sambil nunjuk Ica "lo juga mau di pondokin iya?" Tanya Echa gak santai.

Ica merotasikan bola matanya "Annyeong Adel Recha lo kemana aja sih heh? sampe-sampe sahabat lo yang cans ini pada mau di masukin pondok juga lo ga tau,aish jinjja?" Cerocos Ica

"WHAT!" Echa gebrak meja membuat teman sekelasnya menjadikan Echa sebagai pusat perhatian.Echa masa bodo dengan tatapan teman-teman sekelasnya.

"Biasa ae dong mbaknya" kata Vanesh

"Terus lo orang mau gitu di pondokin?" Tanya Echa mengabaikan perkataan Vanesh.

"Mau di tolak juga ga bakal bisa keles Cha" kata Vanesh,yang diangguki kepala oleh Ica dan Erin.

"Nesh beneran? trs lo mau di pondokin di mana?" Kini Erin angkat bicara setelah sedari tadi menyimak pembicaraan ketiga sahabatnya.

" I don't know.Bapak gue mao diskusi dulu sama bapak Yadi"

"Ish kok nyebut merek sih nesh dasar Jamal" Kesal Echa.

"Bodo gak perduli" Kata Vanesh lalu menjulurkan lidahnya ke Echa.

"Reseh banget lo Jamal pergi sana lo" Kesal Echa.

"Ma---" omongan Vanesh di potong oleh Erin.

"Brisik,udah sana balik lo dua ke kelas ntar lagi bel" Kata Erin mengusir kedua sahabatnya.

"Dih ngusir mbaknya" Kata Ica lalu bergegas pergi duluan.Berjalan santai keluar kelas X Analisis 1 sambil bernyanyi " oh ya JAMALu ya JAMALu~" Yang sengaja bagian Jamalnya di keraskan suaranya membuat Vanesh kesel dan langsung bangkit dari duduknya untuk mengejar Ica.

"RUSLAN BEGO SINI LO" Pekik Vanesh tak tau malu.





Assalammualaikum semuanya hayo yang gak jawab salam dosa wkwk.
Jadi ini tuh ff Azmi yang pertama aku buat,semoga kalian suka nde.
Jangan lupa tinggalkan cinta di book ini:)


^Una❤

Cinta Dalam Istikhoroh [Azmi Askandar]Stories to obsess over. Discover now