"Fateful" Meeting

3.3K 227 43
                                        

"The first meeting. A bastard meet another bastard."


Namanya Kang Daniel, pria berpundak lebar yang saat ini sedang mendekap kedua wanita di pojokan club.

Ditengah detuman musik yang begitu keras, pria itu nampak menggerayangi tubuh kedua wanita tersebut, seakan tidak memperdulikan keadaan sekitarnya.

Desahan-desahan tipis terdengar dari mulut kedua wanita tersebut, meski begitu, Daniel sama sekali tidak terangsang dengan suara surgawi yang dikumandangkan oleh keduanya.

Menjijikan, terdengar seperti dibuat-buat.

Dalam sekejap, Daniel kehilangan niatnya untuk bermain dengan kedua wanita itu. Membosankan, pikirnya.

Ia melepaskan cengkramannya dari buah dada kedua wanita tersebut dan langsung melarikan dirinya tanpa menghiraukan kedua jalang yang baru saja ia sentuh. Meninggalkan desahan kecewa dari kedua wanita tersebut.

Matanya berpendar ke segala penjuru club. Siapa tau ia dapat menemukan tambatan yang tepat untuk menghangatkan kasurnya malam ini.

Dua kali sudah matanya berpendar ke seluruh ruangan, namun tak ada satupun yang menarik di matanya.

Menyerah, ia pun akhirnya mendekati meja Bar. Duduk di sana sembari meminum cocktail.

Tidak, jangan salah sangka, Daniel itu cukup kuat dalam hal alkohol, ia tidak mudah mabuk. Namun saat ini, ia hanya memesan cocktail karena tak ingin terbangun di ranjang hotel bersama dengan orang yang tak diminatinya. Memikirkan hal itu saja cukup membuat Daniel bergidik.

Tak ingin menyerah, Daniel tetap membawa pandangannya ke segala penjuru club, namun kali ini ia ditemani oleh cocktail.

Sudah bayar parkir mobil, masa tidak mendapat mangsa satupun, rugi. Pikirnya.

Belum lama pencariannya di langsungkan,...

Bosan, itu yang ada dipikiran Daniel.

Ia sebetulnya memerlukan mainan yang dapat ia pakai sepuasnya dan sesuai dengan preferensinya, makanya ia sengaja mampir di club yang cukup terkenal namanya. Tapi nampaknya, hari ini dewi keberuntungan sedang tak ada di pihaknya. Buktinya pencariannya sedari tadi sia-sia.

Dengan hati kusut, Daniel akhirnya memutuskan untuk melangkah keluar dari club.

Dengan anggapan, jika ia mencari di club lain mungkin ia akan mendapatkannya. Rugi parkir sedikit tak masalahlah, yang penting malam ini kasurnya basah.

Selagi raja malam masih ada di singgasananya, maka pencarian Daniel masih berlanjut.



Di sisi yang lain, pria bernama Ong Seongwoo sedang kelimpungan. Pasalnya ia baru saja diputuskan oleh pacarnya yang ke-9, dan sialnya ia yang paling kaya dari ke-20 pacar yang ia miliki sekarang.

Pipinya yang biasa di hiasi oleh korelasi bintang kini harus berwarna merah pekat akibat payung tercinta milik pacarnya, atau perlu disebut sebagai mantan pacarnya sekarang.

Ia tadinya berencana mengajak makan malam mantannya tersebut di restoran kelas menengah. Namun sial hujan turun, baru saja ia memasuki pintu restoran dengan keadaan sedikit basah karena ia dan mantannya hanya mempunyai satu payung, ia tiba-tiba dipertemukan oleh mantan kekasihnya yang sebelumnya. Si jalang itu dengan kerasnya meneriakkan segala keburukan Seongwoo di depan umum ketika melihat kehadiran dirinya, bahkan ia belum sempat meletakan payung basahnya di tempat yang seharusnya.

Kejadian yang berikutnya sudah dapat ditebak. Ia ditatapi bagai pendosa kelas berat oleh seluruh pelanggan restoran dan tentunya cumbuan basah dari payung basah tersebut.

When A Bastard Meet Another Bastard |OngNiel|Wo Geschichten leben. Entdecke jetzt