Kringg!!!
(Bel pulang berbunyi)
"Nazz ada yang lihatin Lo dari tadi".Panggil Risma sambil menunjuk ke luar kelas
"Mana sih??".Tanyaku penasaran
"Udah deh yuk kita pulang aja,udah capek banget nihh".Tambahku sembari berjalan keluar
"Aigoo..Naz..gimana dong kita pulangnya?"(dengan nada lemas).
"Emang kenapa Ris?"
"Ban sepedaku tiba-tiba kempes nih,kagak tahu kenapa"
Aku dan Risma memang selalu pulang bersama,lebih tepatnya sih aku nebeng dia pake sepeda gayuhnya.
"Ehh kirain udah duluan,kenapa Ris sepedanya?" "Iya kenapa?" Tanya Rudi dan Saras yang tiba-tiba datang memecahkan kebingungan kita.
"Nggak tahu nih guys kenapa?" Jawab Risma sepontan.
"Yaudah sepedahnya kita dorong aja sampai rumahku,soalnya di sebelah rumah ada tambal ban,gimana?" Ucapku sembari memberi solusi.
"Yaudah aku sama Rudi nemenin kalian aja,nggayuh sepedanya pelan-pelan ya Rud!" Kata Saras.
"Asiyapp" Jawab Rudi semangat.
Diperjalanan kita semua asyik ngobrol..tiba-tiba..
"Ehh mana Rudi perasaan tadi ada dibelakang kita ya?" Tanyaku kebingungan.
"Ehh iya mana nih si gula Jawa?" Jawab Risma dan Saras. (Gula Jawa itu nama sebutan teman-teman ke Rudi).
"Tuuh dia" Tunjuk Saras ke arah ujung jalan.
"Nyariin aku semua yaa? Nih Nazz ada titipan surat dari Ezzar katanya dibacanya suruh dirumah aja!" Ucap Rudi sambil menyerahkan suratnya padaku.
"Cieee cieeeee" Gemuruh suara teman-teman yang sangat menggelikan.
YOU ARE READING
Nazza Ezzar
Romance"Jangan Benci Nanti Cinta".Kata-kata itu yang sering orang katakan, memang benar dibuktikan oleh dua sejoli yang dulunya saling membenci. Yaitu Nazza dan Ezzar. Ingin tahu bagaimana ceritanya? Mandanazza siap menuangkannya✍️. ~Jangan lupa Voment yaa...
