Pagi adalah tamu pertama yang menyambut siapapun sehabis menghabiskan malam yang panjang di lautan luas bernama mimpi. Cassie terbangun akibat cahaya mentari pagi yang menyelinap masuk melalui celah jendela kamarnya. Sambil mengucek matanya, gadis itu melihat jam weker yang terletak di samping tempat tidurnya.
"Whaaatttt?! Gue telat!!" Dengan cekatan Cassie langsung berlari menuju ke kamar mandi dan mengguyur seluruh badannya dengan dinginnya air pagi ini.
"Sial! Gue nggak mungkin telat di hari pertama MOS. Bisa habis gue disantap sama OSIS yang haus darah." celetuk Cassie sambil terus mengenakan perlengkapan MOS-nya. Setelah mengenakan seragam lengkap, Cassie langsung menyambar handphone-nya yang terletak di atas meja belajarnya.
"Maaa, Cassie berangkat ya, udah telat!"
"Hati-hati ya, sayang jangan ngebut di jalanan!" Suara Maiyya-mama Cassie terdengar dari arah dapur. Tanpa menunggu lama, Cassie segera mengambil mobilnya di bagasi dan dengan sigap langsung meluncurkannya menuju ke sekolah.
YOU ARE READING
Secret of Cassie
Teen FictionMaaf, ini kisah gue. Namun berbeda dengan seperti kisah yang kalian baca. Karena gue tahu gue memang selalu berbeda.
