Perkenalkan saya seorang pria yang bernama "Rangga adi kusumo "
biasa di panggil Rangga, saya asli Bandung lahir dari rahim ibu nya asli bukan palsu dan perempuan beneran bukan jadi-jadian,.
Aku ingin bercerita tentang diriku yang bertemu seorang manusia dia seorang wanita yang mampu merubah hidup ku dari yang biasa saja menjadi luar biasa karena sentuhan magisnya nan elok itu. Pada tahun 2007 saya sekolah di sebuah SMP di kota cimahi pada saat itu saya kelas 3 SMP alih alih memikirkan UN saya malah memikirkan bagaimana caranya bisa memiliki seorang kekasih, alhasil saya bertemu seorang gadis tidak cantik, tidak ada yg istimewa dia layaknya perempuan biasa tetapi mampu membuat hati saya ingin memiliki nya. Dengan bekal pribahasa yang saya jadikan pedoman hidup yaitu
" Tak kenal maka tak sayang "
Aku memberanikan diri berkenalan dengan nya. Ketika dia lewat ku tahan dia layak nya seorang preman yg memberhentikan angkot, dengan lancang nya aku bertanya
" Hai, boleh kenalan? Aku Rangga kamu siapa? "
Sesuai dengan dugaan ku dia tak menjawab malah pergi dengan ekspresi risih nya.
Tak berhenti sampai disitu, masih ada segudang cara di otak ku untuk tau siapa namanya, ke esokan harinya aku sengaja datang ke sekolah terlambat karena tau dia juga pasti terlambat, dan benar....
dia terlambat saat itu hanya kita berdua yang terlambat nah ini adalah saat yang ku tunggu tiba kami di suruh mencatat nama di selembar kertas dan saat itu aku tau namanya "senja".
Awal nya aku hanya bisa mencintai dalam diam "karena mencintai dalam diam tidak mengenal penolakan", hanya bisa menatap nya dari jauh, mendoakan nya agar bisa dekat dengan ku, dan aku selalu berjuang untuk mendapatkan nya.
Pada acara kelulusan aku di pilih menjadi host di salah satu bagian yg ada di acara tersebut, beruntung nya aku tak sendirian aku bersama dia gadis pujaan ku SENJA mau tak mau demi mendapatkan chemistry aku dan dia sering berkomunikasi, makan bareng, jalan bareng bahkan main bareng. Lama kelamaan dia mulai nyaman dengan ku, mulai timbul rasa cinta di mata nya ketika menatap ku. Tanpa pikir panjang aku coba ungkapan kan rasa ku padanya pelan pelan, dan pelan pelan juga dia membuka hatinya untuk ku.
Acara kelulusan pun tiba aku dan dia menjadi host yg sangat baik, bahkan kita sampai bernyanyi bersama. Hahaha...... Sangat indah.... tepat setelah nya tanpa memikirkan apa apa lagi ku ungkapan kan perasaan ku sebenarnya
" Ja, senja " Ucap ku
"Apa Rangga? Rindu ya? Masa baru ketemu sudah rindu payah kamu"
Itu balasan gadis cantik yang membuat ku semakin yakin bahwa dia tidak akan menolak ku.
"Hehehe, tau aja.... Ja sebenernya aku..... "
"Ettt.....mending ngomong nya jangan disini ngga, kamu bawa motor kan? "
Dia memotong perkataan ku
"Bawa ja mau kemana? " Jawab ku
"Udah hayuu, ikut aja." Katanya sembari menatap mata ku.
Tanpa ragu aku mengikuti maunya, Saat itu adalah saat pertama ku membonceng nya, sepanjang perjalanan kita saling diam dan hanya ada beberapa pertanyaan biasa seperti : rumah kamu dimana, punya adik atau kakak berapa, dan lain lain. Tibalah di sebuah tempat sepi hanya kita berdua aku dan senja. Tempat nya unik berada di atas bukit yang samping kanan dan kirinya adalah hamparan perkebunan sayur dan ada kursi kayu, setelah itu dia mengajak ku duduk di sebuah kursi kayu.
"Lihat lah lukisan Tuhan itu warna nya yang jingga dan keemasan itu mampu membuat ku lupa akan segala masalah ku, kau tau tidak konon nama ku di pilih ayah ketika dia sedang bekerja di ladang dan melihat karya Tuhan inii. "
Dengan penuh semangat dia berbicara seperti itu padaku
"Pantas saja, kau cantik, indah, anggun, dan mampu menenangkan hatiku ketika melihat mu. Sama seperti senja ini, senja yang kita miliki saat ini "
Rayu ku padanya, hehehe.....
"Ah bisa aja kamu, kamu pun sama gagah layaknya senja itu"
Balas dia yg makin membuat ku salting
"Ja, aku mau melanjutkan omongan ku yang tadi kamu potong di sekolah"
Aku menjawab dengan penuh keberanian
"Boleh kok mau ngomong apa? Aku dengerin kok Rangga"
Jawabnya sambil menunjukkan senyum nya yang aduhai indah sekali
"Gini ja, aku suka dengan mu sejak pertama aku menyapa mu saat kmu mau ke kantin dulu, kamu mau jadi pendamping aku ja? Jadi pacar ku? "
Senyum senja hilang berganti menjadi wajah keheranan.
"Serius kamu? Kenapa kmu bisa suka sama aku?"
Dia menjawab dengan wajah heran
" Jangan tanya kenapa aku bisa mencintai mu karena aku ga tau, aku mencintaimu dengan tulus tak ada alasan untuk ku mencintai mu dan tak akan pernah ada jawaban nya. Aku mencintaimu tanpa alasan dan tak ada alasan pula untuk aku meninggal kan mu ja."
Aku menjawab itu selagi aku menatap nya
"Kamu yakin? Dengan aku yang seperti ini?"
Jawab senja.
" Aku yakin ja, sudah kubilang kan aku mencintaimu tanpa alasan mau kamu kaya gimana aku Terima ja, aku yakin kita bakal saling melengkapi. Sama seperti senja yang kamu suka ketika sang senja membawa ke kegelapan selalu ada cahaya bintang dan bulan yang menggantikan nya ja. "
Aku menjawab sambil berdoa di dalam hati semoga dia mau menjadi pacar ku
"Oke aku Terima alasan mu dan aku suka, aku juga suka kamu. Terimakasih sudah meyakinkan bahwa kmu memang pantas untuk ku kekasih. "
Itu jawaban dari semua do'aku.
Senja itu menjadi saksi pertalian hubungan dua orang tak saling kenal untuk saling mengasihi.
ŞİMDİ OKUDUĞUN
Awal Dari Sebuah Ketertarikan
Genç KurguKisah tentang 2 orang manusia yang membuktikan bahwa ketulusan cinta hanya didapatkan oleh mereka yang berusaha
