This is my first story. Enjoy and happy reading🌚💜
#janganlupavote!(:
—━═ •⊰༻࿇༺⊱• ═━—
Saat itu, aku tengah menjalani hubungan kisah asmaraku dengan seorang laki laki berparas tampan dan tinggi bagaikan seorang aktor didalam Drama.
Dia baik dan juga dewasa, aku menyukai apa yang ada dalam dirinya. Aku juga sangat menganggumi sosoknya yang selalu menjadi superhero ku ketika aku dilanda berbagai masalah.
—Jeon Jungkook, dia kekasih pertamaku. Dia juga termasuk cinta pertama dalam hidupku. Usiaku terpaut tiga tahun lebih muda dari nya, aku berusia enam belas tahun dan dia delapan belas tahun. Kini ia tengah menjalani kuliahnya di Harvard, berbeda denganku yang kini masih menduduki bangku SMA.
Selain tampan dan juga memiliki sejuta kesempurnaan, ia juga sangat cerdas dalam pelajaran. Berbalik denganku, yang lemot juga sedikit bodoh, yaa.. Maksudku bodoh didalam pelajaran fisika dan bahasa. Ya aku benci fisika dan bahasa
Namun, Hari itu sesuatu bencana dalam hidupku hadir, ia menghancurkan semuanya termasuk perasaanku. Membuat semua nya kacau tidak terkendali, bagaimana tidak. Aku dijodohkan oleh seseorang pria yang jauh lebih tua dariku. Mungkin usianya terpaut sepuluh tahun lebih tua dariku.
Kedua orangtuaku menjodohkanku karena masalah perusahaan ayah yang sedang dalam masalah. Dan juga toko Design ibu yang juga sedang dalam masa masa kebangkrutan. maka dari itu, ayah terpaksa menjodohkanku dengan seorang pengusaha yang sangat kaya raya, karena hanya itu jalan keluarnya. Aku tidak bisa menolak selain menerima, aku hanya pasrah walau batinku sangat membenci hal semacam ini.
Semenjak hari itu, aku mulai menjauhi Jungkook. yaa... Sudah jauh dengan jarak juga harus menjauhkan perasaan, itu cukup sulit. Karena cintaku kepadanya bukan sebatas jengkal kaki, melainkan cintaku padanya sudah berakhir hingga diurat nadi.
Dan bodohnya aku berharap Jungkook ilfeel kepadaku, karena mengabaikan seluruh isi pesan dan telfon darinya selama tiga minggu ini. Aku tidak berani memberi tahu apa yang terjadi sebenarnya, jika dia mengetahuinya mungkin ia tidak akan berkonsentrasi dalam kuliahnya. Dan aku tidak mau itu terjadi, biarkanlah waktu yang berbicara dan aku siap menerimanya.
Setelah akhirnya aku mati matian berusaha mengabaikannya di hidupku dan beralih kepada 'calon suami' yang beberapa menit lagi akan menjadi suamiku. Aku mendengar dari sahabatku, bahwa Jungkook sudah kembali ke Korea. Bertepatan dimana hari pernikahanku yang dilaksanakan beberapa menit lagi.
Aku terkejut bukan main mendengarkannya, terlebih lagi sahabatku —hara mengatakan ia akan berkunjung kerumahku untuk melihat keadaanku.
Namun tuhan berencana lain. Pernikahanku sudah dimulai, dan kini aku tengah berdiri disamping —kim taehyung, juga dihadapan pendeta.
Aku mengucapkan janji dan sebaliknya juga taehyung. Kami berjanji satu sama lain. Hatiku sangat sesak dengan hal ini.
Bagaimana tidak? Aku menghayal bahwa yang berada disampingku ialah sang Jungkook, kekasihku. Namun sebuah kenyataan menamparku keras menyadarkanku, bahwa ia bukan yang ada didalam angan anganku.
Saat pendeta menyuruh kami untuk berciuman didepan para tamu, aku sedikit terkejut. bahkan saat itu keringat dingin mengucur diseluruh tubuhku. Aku melihat Suami ku tersenyum, yaa.. mungkin agar tamu tahu bahwa ia terkesan baik. Tamu yang datang pun tidak banyak karena ini adalah pernikahan penuh rahasia.
Taehyung menarik pinggulku, dan menghapus jarak diantara kami. Mendekatkan wajahnya, jujur ia sangat tampan dari jarak dekat seperti ini. Hitungan detik, bibirku dan bibirnya sudah melekat. Aku memejamkan mataku. Hanya sebuah kecupan ringan, sebab pintu gereja yang dijaga oleh beberapa bodyguard itu terbuka menampilkan seseorang lelaki yang tengah berdiri menatapku tidak percaya.
Jungkook, itu jungkook. Ia melihatku dengan tatapan yang sulit ku arti kan, namun yang jelas ia terlihat shock. Beberapa detik ia berada diambang pintu menyaksikan kami. Ia berlari meninggalkan gereja dan juga aku yang menahan tangis.
Hidupku merasa hancur melihat Jungkook seperti itu, terlebih lagi saat ia datang ia masih memakai tas ransel nya dan juga topi pemberianku, sangat jelas ia baru sampai di Korea dan langsung mencari ku. Namun hal yang ia dapatkan bukanlah kebahagiaan melainkan keperihan. Aku tahu aku seorang pengkhianat.
Dan saat itu juga, aku berjanji untuk menyelesaikan ini dengan caraku sendiri.
-tbc-
Duh gaje ya?:' sorry, aku masih belajar menulis cerita dengan bahasa yang kaya gini(':
Aku harap kalian maklumi y heheh
And
Don't forget to voment this story!
Kechup basyah dari istri taekook:v—mwah💋💜
YOU ARE READING
I'm Little Wife -[kth]
FanfictionHanya seonggok gadis kecil yang terpaksa menikah diusia dini dengan seorang pengusaha ternama di Dunia. Masih belum ngeh dengan ceritanya? Skuy langsung baca ae
![I'm Little Wife -[kth]](https://img.wattpad.com/cover/190561600-64-k374269.jpg)