lalisa pov (prolog)

3.1K 221 11
                                        

Hai ,namaku lalisa manoban. Aku seorang gadis yang besar tanpa orang tua. Aku besar bersama bibiku dan pamanku, orang tuaku meninggal saat aku masih kelas 1 sd .

Aku bukan terlahir dari kalangan orang yang kaya, aku hanya gadis yang besar di ekonomi kelas menengah.

Aku setelah pulang dari kuliah aku berkerja part time di salah satu caffe di kota seoul. Aku berkerja disini mulai dari awal masuk SMA .

Aku berkerja untuk membantu meringankan biaya sehari-hari bibiku dan pamanku. Sering kali mereka menyuruhku untuk tak usah bekerja hanya fokus pada sekolahku saja. Tapi aku perempuan yang agak sedikit keras kepala dan tetap bekerja.

Untuk masalah biaya sekolah aku mendapat beasiswa dari kelas 1 Smp hingga kuliah karena aku termasuk murid yg cerdas.

Aku juga gadis yang lumayan pendiam dan pemalu, bahkan temanku saat ini hanya bisa ku hitung dengan jari saja.

Temanku ah menurutku sebutan sahabat sejati cocok dengannya, sahabatku ini, temanku sejak masa ospek dulu dia rose. Gadis yang cerewet ,doyan makan, dan yg pasti perhatian. Dia selalu menemaniku saat aku senang maupun sedih.

Rose juga tau klau aku menyukai kakak tingkatku sejak pertama ospek. ia kim doyoung lelaki tinggi dengan wajah imut yang mirip dengan kelinci.

Aku sering menatapnya diam-diam terkadang aku juga sering memberinya coklat diam-diam di lokernya berujung ia membuang coklatku pada tong sampah.

Kalian pasti bingungkan kenapa aku tak langsung mengucapkan saja jika aku suka padanya.

Sebenarnya keinginan memberitahunya klau aku suka padanya ada, namun aku urungkan niatku tadi karena kim doyoung adalah lelaki famous yang seantero sekolah tau klau ayah dari kim doyoung adalah donatur terbesar di kampus tempat aku kuliah, jadi banyak yang memasukkan ke type ideal mereka. Jadi tak lucu jika aku menyatakan perasaanku padanya lalu di tolak bisa-bisa aku jadi bulan-bulanan fans fanatik seorang kim doyoung.

Maka dari itu aku lebih memilih menjadi secret admirer sekitar 2 tahun. Dan ada hal yang lebih besar yang membuat aku tetap kekeh menjadi secret admirer yaitu bahwa kim doyoung sudah memiliki kekasih dari jaman SMA.

Mengetahui fakta bahwa kak doyoung telah memiliki kekasih aku bertekat untuk melupakannya, aku tak mungkin menggapai sesuatu yang terlalu jauh.

Namun ntah ini kesialan atau keberuntungan, karna perjodohan aku dan kak doyoung menikah.

Kata bibiku kita di jodohkan karna orang tua dari kak doyoung memiliki hutang Budi pada kedua orang tuaku.

Selama pernikahanku dengan kak doyoung aku tak pernah merasa bahagia aku, faktanya kak doyoung masih sayang pada kekasihnya.

Setiap harinya aku berkuliah dan sambil tetap bekerja part time untuk melupakan kesakitanku.

Ntah sampai kapan, aku harus menerima kesakitan ini.

Tbc~

Hai guys dilan sekarang bawa ff baru, genrenya sad. Ntah ini ngefeel atau gk.. Tpi semoga aja ini ngefeel. Semoga kalian suka jangan lupa vote dan komen ya.

Btw dilan sekeluarga mau ngucapin Taqabalallahu Minna wa Minkum
Minal Aidzin wal Faidzin
Mohon maaf lahir dan batin jika ada sikap maupun perkataan dari saya yang menyakitkan hati 🙏🏻🙏🏻

Makasih temen-temen.

-5 juni 2019-

I'M OK Where stories live. Discover now