PDKT I

30 11 2
                                        

Hari ini Hwayoung memiliki kelas yg sangat padat. Apalagi dia mengambil dua jurusan sekaligus, yaitu jurusan sains dan hukum.

Sekarang dia sedang berada di perpustakaan bersama kedua temannya, Jiyeon dan Catherine.

"Woy, tolong ambilin buku di atas sana!" teriak Hwayoung kepada Jiyeon.

"Idih, lu emang siapa gw?" jawab Jiyeon. "Please lah, gw lagi butuh banget buku itu!"
"Iya, iya"

"Oh ya, ini perpustakaan sepi banget, makanya gw teriak gk ada yg negur" jelas Hwayoung.

"Sialan! Diam woy! Gw lagi pusing ngerjain tesis nih!" teriak Catherine.

"Biasa dia lagi PMS, biarin aja" kata Jiyeon.
Hwayoung hanya menjawab dengan anggukan kepala.
Sedangkan Catherine sedang mengumpat sambil mengerjakan tesisnya yang sudah menumpuk.

Setelah jam istirahat hampir selesai, mereka kembali ke kelas masing masing. Jiyeon kembali ke fakultas jurusan seni. Sedangkan Catherine kembali ke fakultas jurusan astronomi. Sebelumnya mereka mampir ke kantin kecil yang berada di pojok fakultas kesenian.

"Nanti pulbar yok, sebelumnya mampir ke cafe biasa, gw traktir nih" tawar Catherine.

"Widih, tumben banget lu baik, lagi banyak duit lu?" tanya Jiyeon.

"Gak sih, gw lagi pengen traktir kalian" jawab Catherine.

"Wah, gw baru nyadar, lu traktir gw sama Jiyeon karena lu lagi pdkt sama si James kan?!" tanya Hwayoung.

"Idih, gw sama si James cuma temen doang" tegas Catherine. "Teman tapi mesra" jawab Jiyeon.

Sebelum Catherine melanjutkan omongannya, bel masuk berbunyi.

"Bel dah bunyi tu, ngomongnya nanti lagi yo, sampai jumpa girls!" teriak Jiyeon.

"Awas ya lu Jiyeon!" ancam Catherine.

"Dah dah, jangan berantem mulu" lerai Hwayoung. Akhirnya mereka kembali lagi ke kelas masing masing.

Setelah beberapa jam, tepat pukul 16.00, bel pulang berbunyi. Catherine dan Jiyeon sedang menunggu Hwayoung yang masih berada di kelas.

"Thanks ya dah nungguin gw"
"Iya iya, lagi ngumpulin laporan observasi sekarang ya?" tanya Jiyeon.
"Hehe, iya, gw bingung cari kata kata yang pas"
"Nanti lagi aja ngobrolnya, yuk ke cafe!"

Mereka pun berjalan beriringan menuju ke cafe.

Sesampainya di dalam cafe, Catherine langsung menuju ke meja menu untuk mengambil kertas menu. Sedangkan Jiyeon dan Hwayoung memilih tempat yang pas untuk mereka tempati.

"Sepi ya, nggak seperti biasanya" kata Jiyeon. "Iya ya, mungkin orang orang lagi malas keluar"

"Girls, gw dah pesenin makanan sekalian, seperti biasanya"
"Yo thanks"

Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya makanan yang mereka pesan sudah datang.

Selang beberapa detik, seorang pemuda masuk ke dalam cafe tersebut. Pandangannya tersebar ke seluruh penjuru cafe, matanya menangkap seseorang yang dikenalinya.

"Halo nona muda, senang bisa berjumpa dengan anda"

Merasa ada yang menyapanya, Hwayoung menoleh dan dia langsung menjawabnya dengan tersenyum.

"Oh halo juga tuan, senang juga bertemu anda lagi"

Jiyeon dan Catherine merasa canggung dan memutuskan untuk pergi dari tempat itu.

"Emm.. Hwayoung, aku sama Catherine pulang dulu, aku lupa harus ada yang aku kerjain" Catherine pun hanya mengangguk setuju.

"Lho gimana tho? Belum habis tu makanan kalian, tumben tumben juga pake aku?" tanya Hwayoung.

"Bahasnya besok aja ya, kami pamit dulu, sampai jumpa kawan" pamit Catherine.

Mereka berdua pergi meninggalkan cafe tersebut dengan wajah yang gembira. Bagaimana tidak, sahabat mereka yang sangat polos itu sedang dekat dengan CEO ternama di dunia.

"Apakah mereka adalah sahabat anda nona muda?" tanya Taehyung.

"Iya, mereka sahabatku yang selalu ada untukku" jawab Hwayoung.

"Apakah anda tidak mempunyai teman selain mereka?"

"Ada, tapi teman temanku hanya memanfaatkan kepintaranku untuk kepentingan mereka sendiri, bukannya aku tidak mau membantu tapi mereka hanya datang saat membutuhkanku" jawab Hwayoung dengan sedih.

"Ah, saya minta maaf nona, saya tidak bermaksud membuat anda bersedih"

"Gwenchana.., ahjussi jangan panggil aku dengan nona ya" mohon Hwayoung. "Oh, tentu saja cantik" jawab Taehyung.

"Apakah besok kau tidak sibuk? Aku ingin mengajakmu jalan jalan" tanya Taehyung.

"Besok aku tidak ada acara, baiklah, tapi apakah ahjussi tau rumahku?"

"Kau punya nomorku kan? Kau bisa mengirimkan alamatmu ke nomorku" kata Taehyung.
"Nee ahjussi.."

"Eoh.. kenapa aku menjadi deg degan seperti ini?, semoga besok saat aku pergi jalan jalan dengannya, jantungku ini bisa berjalan dengan normal lagi" - hy

Aku tunggu votementnya yoo..
Kritik? Saran? Comment kuy
~Sa

^Angel to Devil^ [REST]Hikayelerin yaşadığı yer. Şimdi keşfedin