Suatu hari, di dalam Kerajaan hiduplah seorang Putri yang sangat cantik bernama Putri Intan dan Pangeran Arron yang tinggal di sebelah Kerajaan Putri Intan.
Pagi yang cerah Pangeran Arron pun pergi untuk melihat keadaan desa dan sekaligus membatu warga desa dan secara tidak sengaja Pangeran Arron pun bertemu dengan Putri Intan.
Pangeran Arron "Anda ini adalah Putri dari Kerajaan sebelah kan"
Putri Intan "Iya, saya Putri Intan"
Pangeran Arron"Nama mu begitu cantik, perkenalkan namaku pangeran Arron"
Ibunda putri Intan "Nak, mari kita pulang Ayahmu sudah menunggu"
Putri Intan "Baiklah, Ibu"
Pangaran Arron pun melanjutkan perjalanan nya
Prajurit Pangeran Arron "Pangeran Hari sudah menjelang malam , mari kita pulang"
Pangeran pun pulang ke Kerajaan dan Pangeran Arron dan Putri Intan mulai jatuh cinta pada saat itu.
Pangeran pun berniat untuk menikahi Putri Intan.
Pangeran Arron "Ibunda Putri Intan saya ingin mengatakan bahwa saya sudah jatuh cinta dengan putri mu dan saya berniat untuk menikahi nya"
Ibunda Putri Intan"Kalau saya setuju saja dengan hubungan kalian, tapi apakah Ayahnya setuju"
Pangeran arron "Saya akan bicara dengan Ayah Putri Intan"
Putri Intan "Apakah kau yakin ingin bicara dengan Ayahku??"
Pangeran Arron "Aku yakin dengan keputusan ku"
Pangeran pun mengetuk pintu kamar Ayah Putri Intan.
Ayah Putri Intan "Silakan masuk"
Pangeran pun masuk meski masih ragu-ragu.
Pangeran Arron "Ayah Putri Intan ,saya ingin meminta restu untuk menikahi Putri Intan"
Ayah Putri Intan "Kamu tidak boleh menikahi Putriku, siapa saja yang mau menikahi Putriku akan ku bunuh"
Pangeran Arron pun ketakutan dan langsung keluar menemui Putri Intan dan bicara kepadanya yang di bicara kan Ayahnya tadi
Putri Intan "Kalau begitu kau pergi saja dan jangan datang kesini lagi"
Pangeran Arron "Aku akan tetap menikahi mu dan aku tidak peduli apa yg akan di lakukan Ayahmu"
Putri Intan "Tapi saya takut pangeran terluka hanya karena ingin menikahi ku"
Pangeran Arron "Aku akan mengorban kan apapun itu demi untuk menikahi mu"
Putri Intan "Tapi........."
Pangeran Arron pun langsung menutup mulut Putri Intan.
Keesokkan hari nya Pangeran Arron pun melanjutkan untuk berbicara kepada Ayah Putri Intan.
Pangeran Arron "Putri, aku akan bicara dengan Ayahmu agar ia menyetujui hubungan kita"
Putri Intan "Jangan Pangeran, aku takut kau terluka karena Ayahku"
Pangeran Arron "Aku akan tetap bicara dengan Ayahmu"
Putri pun mulai ketakutan dan ia hanya dapat berdoa kepada Tuhan agar Pangeran tidak apa apa disana.
Pangeran Arron "(Mengetuk pintu) tok....tok......tok
Pangeran pun sudah mengetuk pintu kamar Ayah Putri Intan tatapi tidak ada yang menjawab dan Pangeran membuka pintu kamar Ayah Putri Intan.
Pangeran Arron "Mengapa tidak ada yang menjawab, akan ku buka saja"
Setelah Pangeran Arron membuka pintu kamar Ayah Putri Intan sudah membawa benda tajam untuk membunuh Pangeran Arron.
Ayah Putri Intan "Saya sudah bilang sama kamu, tapi kamu tidak mau mendengar dan sekarang waktu nya aku untuk menghabisi kamu"
Pangeran Arron "Apa-apaan ini "
Pangeran Arron pun teriak dan meminta tolong.
Ayah Putri Intan pun langsung memanjangkan tangan nya dengan benda tajam itu.
Pangeran Arron "Aaaaa, tolong"
Putri Intan "Suara apa itu"
Putri Intan pun langsung pergi ke kamar Ayahnya dan dengan waktu yg tepat ayah Putri Intan dan Putri Intan datang dan tidak sengaja tenyata yang ia bunuh ialah Putrinya sendiri.
Pangeran Arron pun membuat ramuan alami untuk Putri Intan dan disistu Ayah Putri Intan sadar bahwa Putrinya tidak dapat terus bersamanya.
Pangeran Arron " Aku akan membuatkan ramuan untuk menyambukan Putri Intan"
Ayah Putri Intan "Bangun , Nak dan Ayah berjanji akan menyetujui hubungan kamu dengan Pangeran Arron"
Setelah di obatin Putri pun sadar dan menyabutkan nama Pangeran Arron terus.
Putri Intan "Dimana Pangeran Arron, apakah ia tidak apa apa"
Pangeran Arron "Aku baik baik saja"
Putri Intan pun langsung berdiri dan memeluk keras Pangeran Arron dan disaat kejadian itulah Ayah Putri Intan baru menyadari bahwa Putri Intan tidak dapat menemani nya terus.
Di istana itulah masa Pangeran Arron dan Putri Intan menikah dan hidup bahagia berdua selamanya.
Jumlah kata =646
