01

7 1 0
                                        



"Maaf nona aku hanya disuruh oleh atasanku untuk mengemas semua barang milikmu dan membawanya keluar" ucap seorang laki laki yang sedang membawa beberapa kardus

"T-tapi tunggu, memangnya apa salahku? Kenapa semua barang milikku kalian taro luar?" Kata gadis yang memiliki wajah manis di pipinya terdapat lesung pipi, binar mata yang indah, hidung yang Bangir, serta rambut ikal yang panjang

Ya, gadis itu adalah Myeong Lee. Seorang gadis yang berumur 16 tahun yang seharusnya masih berada di bangku SMA kini ia harus berhenti sekolah karena keadaan ekonomi yang sangat memperhatikan

Selama 3 tahun ini Myeong Lee hidup sendirian tidak ada yang menemani nya, jika kalian tanya kemana orang tuanya. Orang tuanya meninggal karena dibunuh oleh musuhnya dalam dunia bisnis, aku tidak tahu bagaimana itu bisa terjadi karena saat itu aku sedang berada di sekolah. Jika kalian bertanya kenapa tidak lapor polisi? Sudah kupastikan mereka tidak akan percaya dengan apa yang ku katakan. Karena yang membunuh kedua orang tua ku sudah menutupi semua bukti jadi seakan akan ayah dan ibu ku meninggal karena kecelakaan

Sungguh jahat bukan? Tapi aku tidak marah ataupun benci kepada Tuhan. Karena aku tahu pasti Tuhan memiliki semua rencana dibalik ini semua.

"Ck, sudah kubilang aku hanya disuruh oleh atasanku" jawab laki laki itu dengan wajah yang kesal

"I-ini adalah satu satunya peninggalan dari kedua orang tuaku, jika rumah ini akan disita aku akan tinggal dimana paman?" Tanya Myeong lee dengan raut wajah yang sedih

"Mana ku tahu, kau siapa aku? Kenapa aku harus peduli" jawabnya acuh

"Aku bahkan memiliki sertifikat tanah yang resmi, tapi kenapa kalian seenaknya mengambil " lirih Myeong Lee

"Jangan merengek kepada ku, aku hanya dibayar untuk merapihkan semua!" Bentak laki laki itu

"Sudah pergi sana. Jangan sampai atasanku melihat kau masih berkeliaran disini, bisa bisa aku tidak dibayar" usir si laki laki itu

Dengan keadaan yang sangat kecewa aku mengambil barang barang ku, tidak banyak kok hanya 2 kardus dan satu tas yang cukup lumayan besar untuk tubuhku yang kecil

'kemana aku harus tinggal, mana cuaca sangat dingin malam ini huhhh.." lirih Myeong Lee

Myeong Lee POV

Sudah lumayan jauh aku berjalan dari rumah ku, yang sekarang bukan menjadi rumah lu lagi, aku bingung harus bagaimana lagi. Saudara tidak ada yang perduli dengan ku lalu bagaimana ini

Tanpa sadar aku terduduk di depan cafe yang sudah tutup, jelas sudah tutup karena sekarang sudah pukul 1 dini hari. Kakiku mulai terasa pegal tanda tidak kuat untuk berjalan lagi. Kusenderkan tubuhku di depan tembok cafe itu dan memejamkan mataku
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

"Permisi..aku harus membuka cafeku dan kau menghalangi ku"

Samar samar aku mendengar suara laki laki dari depan ku. Perlahan aku buka mataku dan melihatnya

"OMO!!!" aku terkejut. Siapa sih yang tidak terkejut kalau melihat ada seorang laki laki tampan yang berjarak kita kira 3 cm di depan kita. Langsung saja aku berdiri dan mengambil barang barang ku

"A-ahh maafkan aku, kukira kau sedang pingsan" laki laki itu tersenyum canggung kepada ku

"A-ani maafkan aku karena tadi malam aku kelelahan" aku menunduk malu

"Gwenchana.. setidaknya kau sudah mengisi energi mu lagi setelah tidur kan?" Tanya laki laki itu disertai dengan eye smile nya

"Kalau begitu aku permisi, aku harus bersiap siap untuk membuka cafeku" lanjutnya sembari mengambil kunci yang ada di saku nya

"Tunggu..apakah cafe mu membutuhkan pegawai?" Tanyaku

Jujur, ini sangat memalukan. Sudah numpang tidur di cafe nya terus memintanya untuk memperkerjakan ku di cafe miliknya. Huh

"Maaf nona, cafe ku sudah memiliki banyak pekerja" tolaknya halus

"Kumohon..A-aku baru saja diusir dari rumah, aku harus menabung supaya bisa membeli setidaknya kontrakan kecil untuk tempat ku tinggal" mohonku kepada laki laki itu

Aku mendengar suara helaan nafas panjang yang keluar dari mulut laki laki itu

"Baiklah, kau boleh masuk terlebih dahulu" putusnya sambil tersenyum kepada ku

Aku terlampau senang sampai tidak sadar aku berjalan masuk ke cafe sambil loncat loncat dan membawa kardus yang berisi baju baju ku

"Ekhem, perkenalkan nama ku park Jimin, aku pemilik cafe disini" ucapnya memperkenalkan diri

"Oh senang bisa mengenalmu tuan" ucapku tertunduk sopan

"Dan namamu?" Tanya nya

Aku tersenyum tipis. "M-maaf bila lancang, sebaiknya kau jangan bertanya identitas ku terlebih dahulu..hiks..nanti jika waktu nya sudah tepat aku akan memberitahu mu.. sekali lagi maaf hiks.." aku tidak sadar menitikan air mata yang dapat membuatnya menjadi iba

"Ani..gwenchana, kau bisa memberitahu ku kapan saja, aku tidak tahu masalah yang kau hadapi. Tapi bagaimana pun aku ini atasanmu dan aku butuh identitas mu segera" ucapnya sembari menenangkan

"Terimakasih banyak tuan Park.." ucap ku

"Taruh semua barangmu di ruangan paling belakang cafe ini dan kau bisa mengganti baju mu disebelah ruangan tersebut nee.." ujarnya sambil menunjuk ke ruangan tersebut




























TBC or no?




_________________

Hei, balik lagi ama gua. Iya gua tau kok gua kalo buat ff tuh gapernah bertahan lama wkwk, selain alasan males gua juga kadang suka lupa alurnya sendiri.

Kalo pada mau next gua bakal usahain seminggu 2 kali up ini cerita




Let me know • Kim TaehyungStories to obsess over. Discover now