Kenapa masih saja ada di benak ku.
Aku hanya ingin kau tahu.
Bahwa aku ingin menghapusmu.
Menghilang dari pandangan mu.
Tapi kenapa begitu sulit.
Padahal dirimu sudah melupakan ku.
Jadi, inikah yang namanya sakit hati.
Mengapa aku tak menyadarinya.
Pertemuan yang hanya beberapa saat itu.
Bisa membuat diriku memikirkan mu.
Walaupun aku tau.
Dirimu hanya memikirkan orang lain.
Entah kenapa aku tak mempedulikan nya.
Cemburu? Iya.
Iya aku cemburu, rasa ini aku tak tahu harus bagaimana.
Aku seperti orang bodoh.
Yang hanya berlari tanpa tujuan.
Dulu kita sering berbincang di WhatsApp, bertegur sapa.
Tapi untuk sekarang kayanya sulit.
Bukan perpisahan yang memisahkan kita.
Bukan jarak yang membuat kita tak bisa bertemu.
Bukan waktu yang membuat kita menjadi lupa.
Hanya saja pandangan kita mulai berubah.
Seperti pertemuan yang tak pernah terjadi.
YOU ARE READING
Untuk Mu.
PoetryIntinya ini hanya kata kata yang tak dapat si author sampaikan, Inget bukan bucin atau apalah yang membuat hati menjadi berdebar-debar
