Matahari yang hangat telah terbit memancarkan sinar nya membuat seorang wanita yang masih tertidur itu membuka mata nya.
Vania melirik jam di samping nya yang menunjuk kan jam 06.34 setelah melirik jam disamping tempat tidur nya wanita cantik itu bergegas turun dari tempat tidur nya dan langsung menuju kamar mandi untuk bersiap siap untuk berkerja.
Ditempa lain seorang pria sudah rapi dengan pakai kantor nya. Dia farrel pria yang sangat mencintai sang kekasih.
Di rumah vania sedang sibuk bersiap siap untuk berangkat ke kantor tiba tiba-tiba ada panggilan masuk dari ponsel nya, siapa lagi jika bukan farrel yang menelpon nya dengan sangat cepat vania mengangkat telpon tersebut "hallo selamat pagi" sapa vania kepad
a farrel, "morning syang, apa kah kau sudah siap?" tanya farrel kepada vania "iya aku sudah siap" jawab nya "oke aku akan segera menjemput mu" jawab farrel "iya syang aku akan menunggu mu, sampai jumpa sayang" kata vania yang akan mengakhiri telpon nya bersama sang kekasih "sampai jumpa sayang" jwab farrel
vania menuruni anak tangga untuk menuju tempat makan saat tiba ditempat makan vania menemui ibu nya "pagi mamah" spa vania kepada sang ibu "pagi sayang" jawab sang ibu "vania ingin makan apa?" tanya ibunya "vania makan roti saja ya mah soal nya vania takut terlambat ke kantor" jwab diri nya "oke syang" jwab sang ibu yang mengiyakan jwab vania "mah kakak tiffany kemana? vania belum melihat nya sejak pagi?" tanya vania yang menanyakan keberadaan sang kakak "kakak kamu ada operasi mendadak hari ini jadi dia berangkat sangat pagi tadi" jwab sang ibu "oh"
15menit menuju kerumah sang kekasih farrel sudah tiba sekarang dirumah vania dan dia bergegas turun untuk menjemput sang kekasih dan ingin menyapa calon ibu mertua "hai tante hai vania" spa farrel kepada ke 2perempuan itu
"hai nak farrel" jwab ibu vania "ha syang" spa vania "apa kabar nak farrel?" tanya ibu vania "kabar farrel sehat tan, kabar tante sendiri bagaiman?" jwab farrel dan menanyakan kabar calon ibu mertua nya itu "kabar tante sehat" jwab ibu vania "baiklah sekarang aku dan farrel aku berangkat berkerja dlu ibu dirumah saja oke? jangan kemana-mana" seru vania saat sudah menyelesaikan sarapan nya. "iya syang, kamu jangan lupa makan siang" jwab ibu
"iya mah, aku sama farrel berangkat dlu ya mamah, see u" tegas vania
~ diluar rumah~
farrel membukakan pintu mobil untuk vania "silahkan masuk nyonya wijaya" canda farrel menyuruh vania masuk kedalam mobil nya "terimakasih tuan wijaya" jawab vania sambil tertawa. farrel pun mulai melaju kan mobil nya untuk mengantarkan vania ke kantor nya, didalam mobil 2orang yang saling mencintai ini bercanda ria "syang 1minggu lagi hari pernikahan kita, aku semakin tidak sabar melihat mu menggunakan gaun pernikahan dan mengucapkan janji suci di depan altar untuk menjadi istri dan ibu bagi anak anak ku nanti" seru farrel "iya, aku juga tidak sabar melihat mu menggunakan jas pernikahan kita" jwab vania dengan senyuman bahagia di wajah nya, skippp~
sesampai nya di kantor dimana tempat vania bekerja farrel menurunkan vania dan membukakan pintu mobil untuk vania "kau ini ada" saja membuat ku malu" bicara vania yang malu akan perlakuan dari farrel "semua orang dikantor mu sudah tau bahwa kita akan menikah, lalu untuk apa kau malu" canda farrel "iya iya yasudah sna aku ingin bekerja dlu, see u" seru vania "see u too honey" jawab farrel dengan mengedipkan sebelah mata nya fan sambil membuka pintu mobil nya dan melaju pesat meninggalkan tempat bekerja vania
YOU ARE READING
Truly love
Short Storybagaimana ini bisa terjadi? pernikahan yang tinggal menghitung hari kenapa harus hancur? saat wanita yang dicintainya hilang ingatan,karna kecelakaan itu
