"Ngi..ngii lu udah tau belum kalo ada anak baru yang akan masuk sekolah kita pindahan dari luar negri,tapi bukan hari ini mungkin lusa kan besok libur"ujar Dela. Gue terbangun dari tidur gua karena mendengar suara Dela sahabat gue.
"Hmm.. Btw lu udh selesai praktek?"ujar gue. Dela mengangguk dan dia berbisik ke arah gue 'Sebenernya gue belum lulus jadi masuk kelas lagi'bisik sambil tertawa.
"Ngi.. Sekarang giliran lu"ujar Oline sambil memasuki kelas. Gue bergegas keluar dari kelas, sebelum pergi gua mengambil minum gue dulu di tas jadi kalau haus gue gak perlu ke kantin.
Saat gue sampai di lapangan,gue langsung di beri bola basket sehingga gue langsung mendribel bola dan menshoot dan
Pritttt
"Pelangi kamu mau memakai 3 kali kesempatan ini atau hanya sekali ini"ujar pak Angga guru olahraga sekolah gue. Gue hanya menunjukan 3 jari. Gue pun mulai mendribel, saat hampir dekat ke ring gue melakukan Lay Up yang stepnya di mulai dari kaki kiri
Plung(suara bola masuk ring)
Priitt
"Satu kesempatan lagi maka PH(penilaian harian) kamu dapat A+"ujar Guru olahraga. Gue hanya mengangguk dan kembali mendribel bola sampai hampir dekat ring gue mencoba melakukan Lay Up kembali dan Shoot
Plung
Prittt
"Oke Pelangi nilai PH kamu A+"ujar Pak Angga sembari membuka buku nilai. Gue hanya mengangguk dan berlari menjauh dari lapangan
"PELANGI TOLONG PANGGILKAN TEMAN MU ITU SI DELA DIA BELUM LULUS"ujar Pak Angga. Gue berbalik badan dan membuat jari gue seperti bentuk 'Ok'
Gue masuk kedalam kelas yang di sudut ruangan ada Dela lagi baca Novel,sebelum gue nyamperin Dela gue mengambil pakaian seragam untuk ganti dulu
Gue menghampiri Dela dengan berjalan santai hingga akhirnya gue menepuk bahu Dela pelan, Dela mendongakan kepalanya lalu menutup Novelnya dan bergegas kelapangan sedangkan gue ke kamar mandi untuk ganti baju
"Huh gila ni kamar mandi panas banget udah baunya apek lagi"ujar orang tersebut sambil mengibaskan baju yg dibawa layaknya kipas
Gue hanya geleng kepala dan menunggu di depan bilik kamar untuk berganti pakaian sampai akhirnya orang keluar dari bilik untuk gue ganti baju, gue bergegas masuk dan mengganti baju gue dengan seragam sekolah,setelah itu gue keluar dari kamar mandi dan berpapasan dengan Dela
"Gimana tadi Del?"Tanya gue ke Dela.
Dela hanya menampilkan senyumnya yang berarti dia lolos PH olahraga gue mengangguk sambil melanjutkan langkah gue menuju kelas yang terhenti.
Saat sampai di kelas gue segera memasukan baju olahraga gue ke dalam tas trus kembali ke luar kelas menuju kamar mandi untuk menunggu Dela selelsai berganti pakaian.
08.00
Setelah ditunggu-tunggu akhirnya Dela keluar dari kamar mandi, tangan gue pun menjegat Dela untuk pergi
"Del nanti kantin"ujar Pelangi
"Oke.. Duluan aja gue taro ni kaos di tas dulu"Jawab Dela. Gue segera bergegas ke kantin dengan berlari karena gue udah laper banget
Saat sampai di kantin pelangi bingung dia sm Dela mau duduk dimana? Karena semua bangku sudah penuh dan yang tersisa ada di pojok bagian paling belakang & meja geng cowok terkenal di sekolah Pelangi dan Dela
Dimana ya? Kl di pojok belakang Dela gak akan mau! Kalo duduk bareng geng itu gue sama Dela bisa di bully ah bodo amat yg penting beli makan dulu batin Pelangi
YOU ARE READING
MAPEL
Teen FictionMAPEL Adalah nama daun di Kanada,biasanya orang-orang mempercayai bahwa jika membawa pasangan dan ada Daun Mapel jatuh dari pohon lalu kita ambil daun itu mungkin pasangan itu akan berjodoh. Tapi siapa yang tau tentang takdir
