Awal Semuanya

55 4 0
                                        

Awal Dari Semua Yang Akan Terjadi

Seperti biasa, pada sore hari di komplek perumahanku. Seperti biasa aku pasti bertemu orang ini. Vania Cahya Zakiyyah namanya, orang yang memiliki pipi chubby, galak, dan ya.. seperti biasa kita yang sejak dulu sering berantem ya, pasti berantem lagi dah. Diriku yang maniak wibu dan dirinya yang amat tergila gila dengan K-Pop yang akan meledak tiap ketemu. Pertama gua ucapkan padanya salam seperti biasa.

"Halo pemuja plastik", Kataku padanya.
Dia marah dan memanggilku
"Dia itu tidak pakai plastik tauk !".

Dan setelah itu gua pun beradu bicara dengannya tentang idol kesukaannya itu, sampai gua pun pergi dan bermain bola dengan teman teman gua yang lainnya. Dia selalu meneriakiku ketika gua membawa bola, dan bila gua mencetak gol, aku pun langsung mendekatinya dan berselebrasi dengan maksud meledeknya. Pernah gua meminjam sepedanya tanpa ijin, dan saat aku kembali, sebuah sendal melayang ke punggung gua. Ingat masa masa itu sungguh membuat gua ingin tertawa.
Hubungan kami menjadi dekat, ya karena kami sering pergi bersama ibu kami berdua. Mereka sudah seperti sahabat menurut gua hehe...

Desember, Awal Semuanya Terjadi

1 Desember 2018, perjalanan gua ke Bali dimulai. Gua saat itu berangkat jam 7 pagi ke sekolah. Dan si kampret satu ini, tiba tiba nge wa diri gua.

" Oi, hati hati pas ke Bali ", pesannya. Gua pun langsung menjawab,
" Ya ".
Dirinya lalu mengirim pesan
" Kabarin kalau udah sampe ".
Diriku pun bergumam,
" Tumben nih anak peduli amat
ma gua ".
Dan kujawab dengan kata
" Ya " seperti biasa.

Perjalanan dari Klaten ke Bali memang memakan waktu lama, dan si anak ini ga tau kenapa kok nanyain kabar terus dah, dan seperti biasa kubalas dan mengejek idolnya hehe.
Kuhabiskan waktu di bis dengan ngobrol dengannya di wa sambil mengerjai teman temanku di bis.
Sejak saat itulah aku mulai merasa ada yang menyayangiku, walau aku pun juga malas dengan hal hal yang terkait cinta.

Pada saat di hotel, seperti biasa aku langsung rebahan di kasur hotel. Diriku yang yang jomblo seperti ini mau ngapain ?. Kulihat teman temanku sekamar bergantian mandi. Aku pun bilang pada mereka aku ingin mandi terakhir. Rangga, yang sudah mandi, bersama Estu langsung mengajak VC pasangan mereka. Aku pun melihat dan mereka dan seperti biasa, bodo amat dengan kegiatan mereka dan memilih melihat TV sambil mendengarkan musik musik dari idola favoritku , Logic, XXXTENTACION, Dan The Majesty, Queen.

Sedang asik asiknya aku mendengar lagu lagu mereka, terdengar suara notifikasi dari wa. .

" Anak ini lagi ", gumamku.

Kulirik mereka berdua, Rangga dan Estu yang masih sibuk dengan pasangan mereka.
Langsung saja aku pun mulai chattingan dengan dia. kami membahas tentang Bali , dan Vania memang tau seperti apa Bali karena dia pernah kesana sebelumnya. Sampai jam 10 kami chattingan, dan dia pun menutup chat karena disuruh mamanya tidur.

Gua pun kaget setelah Ridho, temanku yang masih jomblo
( ngenes dia udah ngedeketin cewek 3 kali tapi ketikung semua ama temen wkwkwkwk ), berteriak pada temanku yang lain bahwa gua sudah punya pacar. Gua pun baru sadar bahwa ia sudah memperhatikan kegiatan gua daritadi. Gua pun mengatakan bahwa si Vania ini cuman sahabat,( walaupun gua sudah mulai menyayanginya hehe ). Dan selama hari hari ku di Bali aku selalu ditemani chat dari nih anak...

Kumulai Masa PDKT

Gua yang amat capek, sampai di rumah langsung rebahan, dan tertidur. Sore itu kuputuskan keluar rumah. Aku rindu dengannya, rindu berantemnya itu maksudnya. Dan kami pun akhirnya berantem lagi, dengan tawa pastinya.

Pada saat itu gua suka sekali sugaran saat malming ( sugaran adalah istilah membeli minuman susu segar di warung warung ). Saat itu juga kuputuskan untuk membelikan dia susu segar. Dan dia mau, betapa senangnya hati gua saat itu. Langsung saja gua tancap gas motorku.
Gua pun pulang setelah membeli susu dan memanggil dirinya di depan rumahnya.

" Makasih, tumben baik lo ", kata Vania.
Aku pun langsung menjawab,
" Ya gapapalah, tapi besok jajain gua ya ", kata gua.

Dia pun mengiyakan.
Sejak saat itulah, gua pun mulai sering membelikannya sugar. Dan ya gua suka ketika dia senang mendapatkannya.

Masa PDKT Yang Penuh Memori

Saat itu, kami berbincang seperti biasa lewat wa. Tiba tiba, diapun mengajak gua, untuk ikut piknik perumahan ke Bromo , gua pun langsung saja mengiyakan, karena aku penasaran seperti apa indahnya Bromo , dan kota Malang pastinya. Gua pun langsung meminta ijin ibu, tapi dia tidak mengijinkan. Dan, terjadi pertengkaran tiga hari tiga malam, dan pada akhirnya gua menyerah...

Tiba tiba, sore harinya aku bertemu dengan Vania. Dia pun berkata

" Arie, ikutlah. Gua ingin lo ikut "

Mendengar kalimat itu. Gua pun kembali bertengkar dengan ibuku lagi, sampai 1 hari sebelum keberangkatan, akhirnya dia mengijinkan. Gua pun langsung senang dan bahagia saat itu juga. Langsung gua kabari tuh anak dan dia pun juga senang. Btw hasil dari pertengkaran guadengan ibu gua adalah pintu toilet yang lepas wkwkwk ( jangan ditiru ). Aku pun mulai mengemas barang barangku, dan besok kami berangkat...

Akan kulanjut.

Coming soon.

Life ChangerWhere stories live. Discover now