jalan jalan

15 5 1
                                        

'Di suatu siang tanpa sengaja kita pergi.. Aku yang ingin main langsung mau ikut pergiiiii..... Bersama mu.. '

" Woii berisik,jadi pergi gk sih malah nyanyi aja lu berdua"Bintang

"Jadi lah.., udh ayok jalan"Adel

"Biarin aja napa tang biar rame nih mobil gk sepi kek kuburan, hahhahahha"Yusuf

"Udh napa ribut aee, mending kita nyanyi, yok del, mba.. " Nisa

" Naah.. Yok, gw ikutan juga say"Yusuf

"Seterah kalian weh.. Saiya ikut juga.. " Bintang

Saking asik nya bernyanyi sampai mereka melupakan bahwa di mobil itu ada bapa nya bintang juga.. Yabg hanya bisa menggelengkan kepala melihat anak dan teman-teman anak nya itu:)

"Ehem! "

Suara deheman itu mengalihkan kan nyaian mereka semua

"Udah sampe stasiun turun sana keburu keretanya berangkat" Bapa

"Siap komandan! " Ucap mereka serentak.

~~~~
"Ayo buru.. Mana duit nya dah.. Gw yg ngantri.. Lu pada tunggu sana"bintang

" Ahsiyapp bosqu"serempak.

"Ah lama amat nih si bintang.. Udh mau lumutan gw disini" Yusuf

"Sabar ae alah nanti juga pasti balik kesini tu si bintang" Dyah

"Woii, mas bintang sini.. " Teriak adel

"Udh udh ayok berangkat.. " Bintang

"Gemana mau berangkat tiket nya aja belom dibagiin!  Tang" Nisa

"Selow kek swalow.. Nih buat Yusuf, mba Dyah, nisa, ini adel.  Dan ini buat gw" Bintang

"Ok cuss! " Yusuf

Kita pun langsung menaiki kereta
Tujuan kota tua jakarta..
Didalam gerbong awalnya kita diem diem.. Gk ada yang ngomong.

Sampai mba Dyah memberikan tanda dengan jari nya. Satu.. Dua.... Tiga...

"Ku tak bahagia melihat kau bahagia dengan dia"adel
"Ku terluka tak bisa dapatkan kau seutuh nya" Yusuf
"Aku terluka melihat kau bermesraan dengan dia" Dyah
"Ku tak bahagia melihat kau bahagia" Nisa
"1.. 2..3.." Serempak
"Harus nya aku yg disana, dampingi mu dan bukan dia..
Harusnya aku yang kau cinta dan bukan dia..
Harusnya yang kau pilih bukan dia" Bintang

"Ett.., bentar dah.. Tadi kita ngapain dah?? " Tanya adel dengan wajah bingung nya.
"Ya nyanyi lah.., gitu aja gk tau.. Huhh" Ucap Yusuf
"Eh iya! Astagfirullah! Ini di kereta cung! Malu gw malu gw" Ucap Dyah sambil menutup wajahnya dengan tas.
"Ya Allah tenggelam kan lah daku ini" Ucap nisa sambil menutup wajahnya ke punggung Dyah.
"Semoga gak ada yg rekamin.. Pas nyanyi tadi"Ucap bintang sambil mengangkat tangan berdoa.
" Aaminn! " Ucap kami berlima serempak.

Para penumpang di dalam kereta itu hanya bisa tersenyum melihat kelakuan lima anak itu🤣

'Teng nongeng'Teng nongeng'...
Sebentar lagi kita memasuki stasiun kota tua. Harap berhati-hati saat turun dan perhatikan langkah anda.. '

"Yok turun!"ajak Yusuf
" Ayo ayo ayo.. "Ucap yg lain bersahutan
" Bentar bentar kayanya ada...

~~~
Thanks udh mau baca😂 jangan lupa tekan tombol bintang ⭐ dan comment yak..

Makasih salam Fna... 👋😊

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Apr 02, 2019 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

Taraa squadDonde viven las historias. Descúbrelo ahora