Persahabatan adalah aku, kamu, dan kita. Perkenalkan, namaku Kinara Shaqilla. Panggil aku Kinara saja.
Bagiku persahabatan adalah segalanya, mereka lebih dari sekedar teman. Aku pernah kehilangan sahabatku saat aku masih duduk di sekolah dasar. Dan kini aku tak ingin kehilangan lagi.
Sekarang aku sudah sma kelas 12, aku akan segera mengakhiri hari - hari ku di sma. Aku tak sendiri, aku bersama ketiga sahabatku. Yang pertama, Shania Aurellia. Panggil saja Shania atau Nia. Aku paling dekat denganya, karena aku lebih sering menceritakan isi hatiku pada Shania. Dia suka membuatku tertawa, suka memberikan ku masukan atau motivasi yang baik. Ya Shania memiliki sifat yang paling dewasa diantara kami. Yang kedua, Rihana Karelia. Panggil saja Rihana atau Hana. Ia sahabatku yang paling suka makeup, dia pernah bilang ingin menjadi seorang yang handal dalam bermakeup. Dia juga yang paling mudah jatuh cinta. Yang ketiga, Aldita Alyana. Panggil saja Aldita atau Dita. Ia lebih tua dari aku, Nia dan Hana. Usia kami berbeda satu tahun. Dita lahir tahun 2000 dan kami bertiga lahir tahun 2001. Tetapi, Dita sama dengan kami kelas 12 juga. Hanya ia telat masuk tk jadi Dita sekarang masih kelas 12.
Sekian perkenalannya, sekarang kita mulai cerita awal kami bisa menjadi sahabat.
...
Awal perkenalanku dengan Dita sudah sejak smp begitupun dengan Hana. Sedangkan Nia aku baru mengenalnya sejak kelas 2 sma. Tapi entah mengapa aku merasa lebih cocok dengan Nia dalam hal apapun itu. Hubungan ku dengan mereka cukup baik, jarang bertengkar tapi cukup sering ada perbedaan pendapat. Berbeda dengan Dita dan Hana yang sering bertengkar dalam hal yang sepele, pertengkaran mereka bukan bertengkar adu argumen atau bertengkar fisik melainkan mereka saling tak bicara meskipun sedang bertemu, bahkan mereka tak mau saling bertemu jika sedang ada masalah. Aku dan Nia sudah biasa dengan pertengkaran yang sering terjadi antara Dita dan Hana, karena bagi kami seharusnya mereka sudah mengenal karakter mereka masing-masing. Jadi kalau mereka ada masalah harusnya bisa diselesaikan dengan baik, ya beruntungnya mereka cepat melupakan masalah mereka begitu saja meskipun kadang bisa sampai berhari-hari mereka saling diam.
Ya itulah sedikit cerita tentang persahabatanku dengan Nia, Dita, dan Hana.
...
Sehari selesai USBN kami memutuskan untuk menghabiskan waktu bersama. Kami pergi ke salah satu mall di Jakarta.
"Kita jadi mau jalan kemana?" Tanya Nia
"Ke Mall taman anggrek aja, nonton film aja yuk. Katanya sih ada film yang baru tayang." Kataku
"Film apaan? Dilan 1991? Kan lu udah nonton, Ra." Kata Hana
"Emang iya, Ra? Lu nonton sama siapa? Sama pacar lu? Eh tapi sejak kapan lu punya pacar?" Kata Nia membuatku menahan tawa
"Haduh Nia, gue emang gak punya pacar. Lagian nih ya kemaren gue nonton Dilan sama Ella, adik gue." Jelasku
"Yaelah, gue kirain lu udah punya pacar, Ra." Kata Nia lagi
"Ya kalo Kinara ini udah punya pacar, kita bertiga harus jadi orang pertama yang tau ya, Ra." Kata Dita
"Nah iya tuh. Yaudah, tuh grabnya dah dateng, ayo!" Kata Hana sambil menunjuk mobil yang ada di depan rumahnya
Kamipun berangkat ke Mall Taman Anggrek dengan kendaraan online.
YOU ARE READING
Best Friends Forever [COMPLETED]
Teen FictionIni adalah kisah persahabatan Kinara, Shania, Rihana, dan Aldita. Ada banyak masalah yang harus mereka hadapi, mulai dari masalah munculnya kembaran Kinara, percintaan, dan masalah persabatan. Siapkah mereka menemukan solusi dari setiap masalah yang...
![Best Friends Forever [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/182752491-64-k27677.jpg)