Hi, aku butuh kalian dan aku butuh jawaban. Tapi kalian sulit untuk menghampiri ku karena aku tinggal di tempat nan jauh di dalam gelap buatan masalaluku, jadi biarkan aku bercerita di akun pribadiku sendiri dan kamu bebas untuk membacanya.
Sebenarnya aku hanya ingin bertanya kepada dunia kenapa dunia ini kejam, dan aku pun ingin bertanya kepada kalian kenapa hidup ini perih, apakah aku adalah salah satu orang yang menderita akan pahitnya masalalu? Hehehe tenang aja, aku bukan menyalahkan masalalu, diriku sendiri, atau siapapun kok. Aku hanya ingin bertanya dan mendapat jawaban.
Kenapa isi akunku penuh dengan kata-kata bertanya? Yaaa, aku sendiri pun masih tidak tahu kenapa, mungkin reflek alamiah seseorang yang kehilangan arah. Kamu tahu? Aku butuh kalian, aku butuh keramaian, dan aku butuh di bacakan dongeng untuk menenangkan fikiranku ketika tidur, karena aku takut akan hadirnya pertanyaan yang selama ini masih membuatku menjadi bingung.
Hi.. Ingin minum kopi denganku? Akan ku pesankan kopi tanpa gula khusus untukmu, kenapa? Sesudah kau tahu pahitnya kopi tanpa gula kau akan tahu betapa jauh lebih pahitnya masalaluku, tapi tenang.. Aku tak ingin melakukan itu walaupun aku jahat, aku hanya mengibaratkan saja di cerita yang ku tulis dengan dua jempol tanganku. Berikan aku senyuman yang tulus, aku sangat menghargai itu. Aku suka senyuman yang tulus.
