Siapapun tolong aku. Aku tersesat di sebuah hutan. Hutan ini sangat dingin dan dipenuhi salju. Aku sekarat.
Tolong....
AKU TIDAK MAU MATI....
~ ~ ~ ~ ~
~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
Kenapa aku disini, dan aku hidup. Apa y...
Seorang gadis bernama Kate Kaciukas terlihat sedang berjalan di tengah kesunyian malam. Malam yang damai. Dan kedamaian itu berubah drastis. Gadis itu diculik oleh sekelompok orang. Ntah apa maksud mereka menculik gadis itu. Mereka kemudian meninggalkan gadis itu di hutan sendirian. Hutan yang gelap dengan semburan salju yang dingin membuatnya takut.
Tubuhnya mulai lemas dan tak kuat berjalan. Dia menderita hipotermia sampai hampir tak sadarkan diri. Ya, dia sekarat. "Tolong... Aku tidak mau mati." Yang dia lakukan hanyalah berbaring sambil merintih. Dan mengharapkan pertolongan datang.
Tiba-tiba seekor kucing putih datang menghampiri gadis yang malang itu. "Kau ingin hidup? Aku bisa memberimu sebuah nyawa. Tapi.. Apa kau siap menerima konsekuensinya?" ucap seekor kucing tersebut. "Aku tidak ingin mati. Tolonglah aku." jawab gadis itu sambil menahan kesakitan.
Kucing itupun mendekat, seolah olah memeluk gadis itu. Seketika terlihat pancaran cahaya biru. Ya, gadis itu kembali hidup. Tetapi kehidupannya berubah. Sangat amat berubah.
Tiba-tiba dia tersadar dan dia berada di sebuah rumah. Dia tidak tahu rumah siapa itu. Dia kaget ketika mengetahui bahwa dia berubah menjadi seekor kucing. "AKU KUCING!!? Astaga bagaimana bisa? Semalam aku sedang.... Aku tidak bisa mengingat nya."
Pria pemilik rumah itu memberikan Kate makanan. Tentu saja makanan kucing. Awalnya Kate merasa jijik saat melihat makanan itu. Tapi karna dia sedang menjadi kucing, dia pun tak tahan mencium aromanya. Ya dia pun mencoba untuk memakan makanan itu. "Ya ampun, ini enak sekali. Rasanya seperti steak di hotel bintang 5! Astaga Kate kau sudah gila!" ucap Kate.
"Selamat malam makhluk kecil. Sampai besok." ucap pria itu sambil tersenyum . "Wahh dia baik sekali. Aku harus tenang mungkin ini hanya mimpi." ucap Kate. Tak lama kemudian pria itu pergi dan tertidur disusul dengan Kate.
Hari sudah berganti. Dan... "APA APAN INI!" ucap Kate sambil berteriak. Dia kaget karena dia kembali menjadi manusia. Kate pun berlari ke luar kamar tersebut. Karena cuaca yang dingin, dia bermaksud untuk meminjam cardigan yang terletak di sofa. Dia pun pergi menuju restoran tempat dia bekerja.
"Kate kemana saja kau semalam, kau kan shift malam." Ucap Naora, Teman Kate. "Aku tidak mengingat apapun." Ucap Kate kepada Nao. " Tapi aku ingat sesuatu tadi malam, ada seorang pria mengenakan hoodie. Ia datang dan menitipkan surat untukmu. Dia bilang kau boleh membukanya kalau kau sendiri." Ucap Nao sambil memberikan surat itu. " Baiklah, aku pulang dulu."
Sesampainya di apartemen , Kate baru sadar bahwa di dalam cardigan itu ada sebuah dompet. "Ya ampun, ada dompet. Bahkan KTP-Nya ada disini. Tunggu-tunggu, namanya Fransisco Nathan. Nama yg bagus untuk pria tampan itu. Astaga aku lupa. Bagaimana aku mengembalikan ini semua." Ucap Kate. "Eh surat itu. Tulisannya. Kalau kau ingin tau mengapa kau berubah menjadi kucing. Temuilah aku di alamat ini. Maksudnya aku harus pergi ke alamat ini?" ucap Kate.
~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
Apartemen Nathan.
"Huh, dimana kucing itu? Mungkin dia akan datang kalau lapar." Ucap Nathan. Dia pun pergi menuju ruang tamu. "Eh, dimana cardigan ku. Aku yakin aku meletakkannya disini tadi malam. Seseorang tidak masuk kedalam kan?" ucap Nathan dengan khawatir.
~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
"Tuan Ken, sudah saatnya" ucap seorang wanita yang bernama Clara. "Kita tunggu kedatangannya." ucap Ken. Kenneth Schaefer seorang manusia yang menjadi Raja Kucing yang memberikan nyawa ke-8 nya untuk gadis yang bernama Kate.
~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Kate kemudian pergi menuju alamat itu. "Aku merasa benar-benar bodoh sudah mengikuti perintah di surat itu. Bagaimana kalau mereka itu adalah penyihir jahat. Bagaimana kalau mereka...." ucap Kate terhenti ketika surat itu tiba tiba terbakar. "Ahh, kenapa ini terbakar." Ucap Kate ketakutan.
"Selamat datang Nona Kate. Tuan sudah menunggumu. Salahkan ikut dengan saya." Ucap Clara. "Tuan? Besar sekali rumah ini." Ucap Kate dalam hati. "Silahkan masuk, anggap saja seperti rumah sendiri. Tuan akan segera datang, mohon tunggu sebentar." Ucap Clara dan pergi meninggalkan Kate.
"Wah pemiliknya pasti kaya raya. Tunggu-tunggu, bagaimana kalau mereka ingin menculikku?" ucap Kate.
Krekkkk. (suara pintu terbuka)
"Siapa itu!?" ucap Kate ketakutan.
"Ehh, kau...?"
"Aku tahu kau pasti akan kesini setelah kau membaca suratku. Dan saat kau berubah kembali menjadi manusia." Ucap Ken si Raja Kucing.
"Manusia? Kau yang melakukan ini semua? Kenapa kau mengubahku menjadi kucing? Apa ini?! Sihir? Kutukan? Ucap Kate.
"Aku memberimu sebuah kesempatan, sebuah nyawa. Dan kau menyebut ini sebuah kutukan? Itu bukan cara yang tepat untuk berterima kasih." Ucap Kenneth.