Part 1: Perkenalan
"Namaku "Angel Lee", aku tinggal di Kota Singkawang. Sekalipun disebut sebagai Kota, daerah ini sangat kental dengan cerita-cerita misteri tentang alam gaib.
Apa kalian percaya dengan yang namanya hantu?
Di Kota Singkawang ini, cerita hantu sudah seperti menjadi bagian dari sejarah kota. Bahkan, ada cerita hantu yang melegenda didalam keluarga besarku.
Kalian tau, dengan yang namanya Kuyang?
Siluman berwujud kepala manusia dengan isi tubuh yang menempel tanpa kulit dan anggota badan yang dapat terbang untuk mencari darah bayi atau darah wanita yang habis melahirkan.
Menurut legenda didalam keluarga besarku. Ada satu keluarga yang tinggal diatas pegunungan yang masih berkerabat dengan keluarga besarku, menjadi kuyang.
Desas-desus ini kadangkala sungguh sangat menggangguku. Karena seolah-olah keluarga besarku adalah suatu perkumpulan yang mencari ilmu keabadian.
Kuyang adalah makhluk abadi."
Part 2: Siapa Namamu?
"Angel! Katanya, kamu setelah ini akan melanjutkan study ke Ibu Kota? Selamat atas beasiswanya!" ucap Lina Lee kepadaku.
Lina Lee adalah sahabat sekaligus saudara semargaku.
"Terima kasih, akan tetapi kampus itu letaknya bukan di Ibu Kota melainkan di Depok. Btw, kamu sendiri bagaimana?". Jawabku menjelaskan, sekaligus balik bertanya kepada Lina Lee.
"Aku harus membantu orang tuaku di rumah makan, satu tahun atau sampai dua tahun. Karena bisnis keluargaku sedang ramai-ramainya. Papaku bilang, selain study kamu juga diangkat menjadi VP di kantor milik nenek besar? Uhh... Luar biasa sekali! Aku iri! Coba aku juga pintar!". Ucap Lina Lee sambil merajuk manja kepadaku.
"Aku ini hanya lebih hoki sedikit dari kamu." Ucapku dengan santai.
Karena aku terlalu asik mengobrol dengan Lina Lee. Tidak sadar bahwa suasana disekelilingku berubah menjadi sangat aneh. Tiba-tiba aku dan Lina Lee sudah berada ditengah-tengah hutan.
Lina Lee tiba-tiba memegang erat lenganku dengan ketakutan. Lina Lee tidak henti-hentinya meracau dan mengemeratakan gigi perlahan namun pasti, semakin nyaring sekali.
"Ini... dimana? Kenapa... kita... bisa disini? Aku... kenapa.... Ada... Disini..."
Aku yang menjadi kalut dan kebingungan karena melihat Lina Lee ketakutan, tidak tau harus berbuat apa.
Tiba-tiba aku melihat pemandangan yang sangat menjijikan.
Ada seekor kuda yang kondisi kepala dan badannya terpisah, mati tidak jauh dari hadapanku dan Lina Lee. Yang isi perutnya terburai, samar-samar juga tampak aku dan Lina Lee melihat seonggok kepala manusia sedang mengorek isi perut kuda yang sudah mati dengan lidahnya yang terjulur panjang sekali dan memakan daging dan organ-organ dalam dengan gigi-gigi taring panjangnya.
Sangat kencang sekali suara seonggok kepala itu mengunyah dihadapan aku dan Lina Lee.
Aku dan Lina Lee hanya bisa bergemetaran sampai terjatuh lemas tanpa mampu menggerakan tubuh untuk berlari pergi.
Karena tidak memperhatikan sekitar, aku dan Lina Lee tidak menyadari kalau ada seorang wanita dengan wajah pucat berada disebelahku.
Didekat telingaku, wanita dengan wajah pucat itu bertanya kepadaku.
"SIAPA NAMAMU?!"
YOU ARE READING
T.E.R.O.R
HorrorT.E.R.O.R Oleh: Li Hai Xia a.k.a LHX Genre: Horror-Gore Ini adalah salah satu karya fiksi horor yang lain dari saya. T.E.R.O.R ini sebenarnya adalah sebuah cerpen yang saya buat ketika SD. Semua cerita horor didalamnya adalah kumpulan cerita seram d...
