Pagi itu gerimis membasahi kota kutarik koper ini menuju mobil yang telah menungguku seseorang pun menyapaku
" pagi nona vey " sapanya " pagi juga gerald " sapa ku " tuan besar ingin bertemu nona , sebelum nona berangkat ke studio " ucapnya " baiklah, antar aku ketempat papah " ucap ku selama perjalanan hening hanya suara hujan yang terdengar dibalik kaca mobil , kupasang headset di telinga ku ku dengarkan rekaman ku di amerika 3 hari lalu
Sesampainya di kantor papah aku pun langsung menuju ruangan nya yang masih teringat jelas jalan untuk kesana meskipun 3 tahun telah berlalu
Aku masuk tanpa mengetuk pintu sehingga papah tak menyadari kedatangan ku sama sekali , kulihat ia - sibuk sekali dokumen yang menumpuk dimana – mana telp. Yang berdering sana sini tapi meskipun sangat sibuk ia selalu punya waktu untuk anak nya yaitu aku dan kakak ku aku memutuskan melangkah menyapanya .. yang telah menungguku 3 tahun , menahan rindu tak pertemu putri semata wayang nya
" pagi pah " sapa ku , papah pun menutup semua telp. Dan dokumennya ketika ia melihatku " pagi swetty, kau pasti lelah setelah perjalanan panjang , maaf papah memintamu kesini " ucap papah sambil mendekatiku " tak apa pah, papah harus istirahat , lihat yang ada nanti malah tamabah banyak uban di kepala " ucap ku papah pun hanya terkekeh , memang papah sudah tua , kamu saja sudah besar " ucapnya aku pun ikut tertawa " vey , papah meminta mu kesini untuk menunjukkan mu sesuatu " ucapnya yang tiba – tiba terlalu serius menurutku " ada apa pah ? " tanya ku " papah tau kamu sangat suka musik , sebagai pewaris myoung grup papah akan serahkan ke kakak mu , jadi papah ingin kamu melanjutkan mimpi mu , besok kamu bisa masuk kesekolah asrama musik academy disana kamu dibimbing untuk menjadi penyanyi terkenal , meskipun pasti banyak saingan nya " ucap papah tanpa kata aku langsung memeluk papah " makasih pah " ucap ku " sama – sama sweety, oh ya kamu harus pulang dulu ke rumah mamah mu pasti kangen berat ama kamu lalu sore gerald akan jemput kamu " ucap papah " baik pah " ucapku " vey pulang dulu ya pah " " ya sayang " setelah aku keluar ruangan, papah pun kembali sibuk maminta maf karena mematikan telp. Aku pun hanya mengeleng – gelengkan kepala " pagi nona vey " sapa seorang karyawan " pagi juga " sapa ku " ayo nona , saya antarkan ke kampus tuan muda " ucap gerald " kakak? " tanya ku " iya nona " ucapnya "jadi kakak sudah pulang ? " tanya ku " iya seminggu yang lalu nona " jelasnya " baiklah , antar aku ke kampus kakak " ucap ku ( mari kita dengarkan alasan kakak berbohong padaku ) gerutu ku
Sesampainya di kampus aku melihat kakak baru keluar dari kelasnya wajah yang selalu ku rindu 3 tahun karena kesibukan nya ketika aku ke amerika ternyata kakak berangkat ke amsterdam tanpa sepengetahuan ku sampai ia duduk di kursi kemudi ia tak menyadari kehadiran ku di jok belakang " gerald , kau bisa balik ke kantor pakai taxi kan ? mobil ini mau saya bawa sebentar hangout " tanya nya " bisa tuan muda, tapi saya " belum gerald menyelesaikan kata – katanya kakak langsung membawa pergi mobilnya lalu berhenti disuatu tempat ternyata iya menjemput teman – temannya ( menyebalkan sekali ) batin ku kemudian telah teman2 nya menaiki mobil barulah mereka sadar bahwa kakak tak sendiri di mobil " hei ken , kau bilang kau sendiri " ucap teman nya " apa maksud mu ? ab ? " tanya kakak " kau adik ken ? " tanya nya padaku, aku hanya mengangguk " wah ken , kau tak pernah bilang punya adik secantik ini " ucapnya " ab , aku memang punya adik perempuan tapi ia tak disini sekarang , ia masih dia amerika " ucap kakak ( ugh , menyebalkan , baiklah mari sapa kakak ku tersayang ini ) batin ku " nama ku vey " ucap ku pada temannya yg disamping ku setelah mendengar suara ku kakak langsung memingirkan mobilnya " vey " ucapnya sambil memandang ku seakan tak percaya " hai kak " sapa ku " jangan – jangan tadi gerald mau bawa kamu pulang pake mobil ini vey ? " tanya kakak " tepat sekali " ucap ku " sorry guys , sekarang harus bener – bener bawa pulang vey , " ucap kakak " easy ken, kita bisa hangout kapan – kapan kok " ucap teman satunya " hei vey, nama kakak abgail panggil aja kak ab " ucapnya sambil menjulurkan tangan " nama kakak falatino panggil aja kak fal " ucap nya aku pun hanya tersenyum " tapi ab , aku kan pernah bilang adik ku balik minggu depan " ucap kakak ku " oh ya sorry lupa ' ucap kak ab " dah vey , hati – hati bawanya ada cewe cantik yang dibawa " ucap mereka aku pun hanya terkekeh pelan lalu kakak pun langsung membawa ku pulang ke rumah " dek " panggil kak ken " hemm " ucap ku " dek, jangan marah dong " ucapnya " jelas marah lah , ini adek tahan dari 3 tahun lalu tau " ucap ku
YOU ARE READING
sweety
Teen Fictionbagaimana perjalan seorang anak penguasaha ternama yang ingin menjadi seorang penyanyi ? tapi juga ia menemukan seseorang yang mengubah hidup nya lalu bagaimana kah kisahnya?
