Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
dulu masa yang indah, ya? banyak kenangan yang terukir di dalam memori. dari teman, dekat, dan terikat.
tapi sekarang? sebaliknya. menjauh, tak pandang, lalu menghilang.
memang semudah itu. mengubah keadaan yang berbeda dari tahun lampau, penuh dengan cerita, menjadi sirna.
ternyata memang benar, ya. melakukan lebih mudah dibanding melupakan.
dan itu, terjadi pada kita. gama
"gama."
"ya, abu?"
"aku 'kan gak suka dipanggil abu."
sang adam tertawa, sembari melihat cakrawala, "kesannya sendu ya? tapi aku lebih suka begitu."
"kenapa?"
"entahlah. kamu bukan sosok sendu dalam diriku yang sebenarnya. tapi kamu, memberi kesan berbeda yang belum pernah kurasakan sebelumnya."
"..."
"belum mengerti ya? kamu itu, sosok yang kudambakkan dalam mimpi, sang puteri yang menarik hati. tapi aku tahu, semua mimpi pasti akan semu. suatu waktu, semua berubah, ketika sosok semu itu datang dalam dunia nyata. yaitu, kamu."
"jadi aku-"
"iya, kamu. sosok yang awalnya semu, menjadi selaju. ketika perasaan kita bersatu, akan melebur menjadi abu yang tertiup angin bagaikan debu."
"kalau melebur menjadi abu, kita tak bisa bersatu gama."
"bisa."
"bagaimana?"
"kita akan abadi, di alam yang sejati."
"kalau menjadi angan-angan saja?"
"hanya bisa berharap, sang pencipta dan semesta memberi restu pada kedua insan yang sedang bercinta."
─────────────
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
gama prabu semesta.
+
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
anggi telabu karia,
cakrawala。
──────────────
❛hanya sebatas aksara, yang melihat cakrawala. dibalut perasaan duka, untuk sang alam semesta.❜