..oOo..
Romansa ABG
—PERTEMUAN—
Story by LIANA9872
Original story
Genre: Romance, Comedy
Rate: Teen
.
.
.
Pagi yang cerah menyambut Rani. Setelah mandi ia memakai koleksi pakaiannya yang sekiranya cocok untuk pergi ke kampus.
Hari ini adalah hari pertamanya ke Kampus. Selepas dari masa SMA, akhirnya ia bisa menikmati masa didalam Kampus.
Ini berarti, aturan ayah dan ibunya tak lagi berlaku.
"Kau tidak akan pernah boleh pacaran selama kau belum menginjak lantai Kampusmu!" — 5 tahun lalu.
"Saatnya berpesta dan berperilaku layaknya remaja pada umumnya," gumam Rani.
"Emang, udah lima tahun ini kamu terus-terusan berlagak kayak anak berkebutuhan khusus!" Jawab Cecil.
Sudah sejak tadi gadis berambut panjang itu berdiri diambang pintu kamar Rani, menatap pemilik kamar itu dengan pandangan bosan.
"Enak aja, kamu kali yang tingkahnya labil!" Ejek Rani.
"Eh Ran, kamu aja kali yang penurut. Anak mami~" Cecil mulai mengeluarkan suara lebaynya yang sangat mengusik Rani.
Raut kesal tercetak jelas diwajah cantik putri bungsu pemilik rumah ini. Ujung alisnya kini longsor kebawah.
Tampaknya Rani sedang menampakkan wajah marahnya. Tampak terlihat aneh, mirip dengan wajah gambaran anak TK.
"Dasar centil!" Balas Rani.
"Anak manja!" Sikat Cecil tak mau kalah.
"Ganjen!"
"Cupu!"
"Tante-tante!"
"Orang sinting! Kau bilang apa? Tante-tante?" Tanya Cecil tak terima.
"Ya, aku memanggilmu 'Tante'! Puas?" seringai kemenangan terbit sekilas dibibir tipis Rani.
Mereka berdua tampak saling mendekatkan jarak, hingga tersisa beberapa langkah. Mungkin lagu lima langkah bisa mengantar mereka untuk berpelukan nanti.
Kilatan petir keluar dari masing-masing mata kelam mereka. Rani dan Cecil saling melempar tatapan sengit.
Cecil menatap kearah Rani dengan kedua tangan yang ditekuk didepan dada, sedangkan Rani memandanginya tajam dengan kedua tangan yang berada disamping pinggang rampingnya.
"RANIII!! CECIIILL!! CEPAT TURUN!" Teriakan super dari nyonya pemilik rumah sukses membuat kedua remaja itu serentak menutup telinga.
Begitu keras dan supernya teriakan Mama Rani, sampai kedua telapak tangan mereka tak berhasil meredam efek teriakannya.
Sepertinya Rani harus merekomendasikan mamanya sebagai hero selanjutnya di film Marvel.
"Jika kau berpikir mamamu bisa ikut film Marvel, maka aku setuju denganmu." Ucap Cecil.
Tuh kan, benar. Cecil bahkan setuju.
.
.
DU LIEST GERADE
Romansa ABG
JugendliteraturRani Nengsih Utomo adalah seorang mahasiswa baru dikampus. Pertama kali memasuki lingkungan belajar baru, ia sudah terpanah asmara oleh senior dikampusnya. Tanpa diketahui, pemuda idamannya adalah pemuda terbodoh sedunia. Sekilas dari segi penampila...
