Ketika simpang menyambut jalan kita
Kamu menjadi kamu seorang
Aku dalam kelam yang bersahaja
Di sebuah penjerumusan yang tepat
Kamu
Menjadi penyendiri yang abadi
Di balik sayap malaikat kecil kita
Aku pergi
Begitu kecewa menatap langit
Birunya awan membuai diri ini terpaut
Aku dalam semayam diri
Yang aninditanya kekal di mata ini
Jambi, 30 Januari 2019
Ops! Esta imagem não segue nossas diretrizes de conteúdo. Para continuar a publicação, tente removê-la ou carregar outra.
VOCÊ ESTÁ LENDO
Tentang Penat
Poesiapenat yang dituangkan dalam bentuk sajak adalah hal terbaik yang menjadi salah satu acuan untuk lebih tegar dimasa depan
