Jarak adalah sesuatu yang bisa kita lewati kapan pun dan dimanapun,aku telah melewati ini lebih dari 3 tahun,cerita ini saya angkat dari diri saya sendiri yang telah mengalaminya.
mungkin bagi kalian semua jarak adalah masalah besar dalam menjalani hubungan,bagaimana kalian tidak takut jika kalian menjalani hubungan dibatasi dan dihalangi dengan jarak?
Memang rintik hujan hanyalah biasan belaka untuk menyampaikan rindu,dan angin malam hanyalah khayalan untuk menyampaikan rasa penatnya melawan jarak.
suatu hari 'lid,bagaimana cara menahan rindu?' diriku berkata kepada LIDYA sambil bergurau manja kepadanya lewat dering telfon di whatsapp ku.
'tenang den,tak perlu khawatir rindu,karena rindu cuma penggoda kita agar kita meragukan jarak,hehe' gurau LIDYA sambil sedikit tertawa dalam membalas topik pembicaraan ku yang tadi.
'Ah bisa aja kamu lid,oh iya lid,bagaimana kalo kita berjuang sampai sukses dan aku langsung melamar mu?hehehe😂' gurau ku kembali kepadanya sambil tertawa di sendiri dirumah.
'Ah kamu den,kuliah aja sering bolos kalo ada mata kuliah,gimana kamu mau sukses huh' Si LIDYA kembali bergurau,karena memang jujur aku kadang bolos pada jam mata kuliah ku.
Aku berkata kembali kepada LIDYA 'Ah kamu lid jangan buka buka kartu deh' *sambil ketawa tapi kesel gitu...
'Dih kamu sih lagian emang kenyataan nya kaya gitu kan?' si LIDYA ketawa agak sedikit terbahak2😅.
'ish,yaudah kita bobo deh yuk,udah larut malem lid,besok bangun pagi2 dan satu hal yang harus kamu ingat lid,jarak itu ada dan kita pasti mampu melewati sampai indah pada waktunya' aku berkata kepadanya seperti itu.
'Okey den,selamat istirahat yaaa.....' LIDYA pun tidur dan mengakhiri telfon kita pada malam itu.
VOCÊ ESTÁ LENDO
Untuk mu yang takut akan jarak.
Ficção CientíficaSebuah pasangan yang menjalani hubungan dan dibatasi oleh jarak.
