Maida Annisa adalah seorang perempuan yang baik' akhlak nya, cantik dan sedikit tegas. Usianya sekarang menginjak 23 th, ia memang tak pernah berpacaran.
Dan Muhammad Adrian, adalah seorang yang diam-diam mengagumi Anissa. Ia terang-terangan menyampaikan keinginannya untuk mencalonkan diri menjadi suaminya.
Ada perasaan ragu didiri Anissa, karena dia yang baru mulai bekerja setelah lulus kuliah.
Tapi niat baik itu tidak di bantah.
"baiklah, saya perhatikan kamu lelaki yang cukup baik, datanglah pada orang tua ku...!"
Jawab Anissa tegas.
"Karena merekalah yang akan memutuskan nya".
Adrian menjawab," Annisa aku ingin kita ta'aruf terlebih dahulu."
Annisa sedikit bingung, karna tak tau bagaimana cara nya berta'aruf yang benar seperti apa.
"Aku ingin kamu tinggal bersama ibuku, tak lama, hanya Sebulan.
"Aku akan tinggal bersama adik lelakiku di kos-kosan."
"Bagaimana?."
Annisa heran dengan permintaan Adrian.
"Kenapa harus begitu?" Tanya Annisa.
"Karena kamu setuju atas pinangan ku, dan aku ingin kita berta'aruf dengan caraku."
"Yang mengerti atas diriku, adalah ibuku, dia yang melahirkan ku, dan membesarkan ku."
Dia tau semua sifat burukku dan baik ku."
"Kamu bisa mengenali ku lebih jauh lewat ibuku, dan kamu akan lebih dekat dengan ibuku, begitu juga aku akan yakin, bahwa kamu akan menjadi istri yang baik lewat penilaian ibuku."
Annisa masih ragu, Dan kembali bertanya.
"Kenapa hanya aku yang tinggal bersama ibumu? Kenapa kamu tidak tinggal dirumah ku juga?."
Adrian kembali menjelaskan.
"Aku calon seorang suami, yang akan bekerja dan tidak akan begitu intens dengan mertua."
"Dan seorang istri akan tinggal dengan suaminya kelak."
"Seorang pria tidak mudah terbawa perasaan layaknya seorang wanita, dan aku berjanji akan hormat kepada orang tuamu, layaknya orang tuaku juga."
Mendengar pernyataan Adrian, Annisa pun luluh, dan menyetujui nya.
"Ya, kalau memang begitu."
Adrian tersenyum lega. " Aku akan mendatangi orang tua mu, meminang mu, dan menjelaskan caraku berta'aruf.
YOU ARE READING
Ta'aruf????
Romancemengajakku berta'aruf, dengan cara yang unik... Mencintai ku Karna Allah.. Dan pria itu benar-benar sangat baik. Allah memberikan yang baik, untuk yang baik pula...
