5+ Cara Mengobati Campak Rubella Secara Alami

4 0 0

Penyakit Rubella merupakan infeksi virus yang mempunyai ciri-ciri kondisi kulit yang ditandai dengan iritasi, dan bengkak yang diketahui dengan adanya warna merah pada kulit

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Penyakit Rubella merupakan infeksi virus yang mempunyai ciri-ciri kondisi kulit yang ditandai dengan iritasi, dan bengkak yang diketahui dengan adanya warna merah pada kulit. Penyakit Rubella sering terjadi pada anak kecil. Menurut informasinya, pada tahun lalu di Indonesia terdapat lebih dari delapan ratus orang yang terkena Penyakit Rubella yang sudah diperikasa melalui laboratorium.

Gejala, Penyebab dan Cara Mencegah Penyakit Rubella

Penyakit Rubella muncul disebabkan oleh virus rubella, virus ini bisa tersebar secara cepat. Terkena penyakit ini bisa melalui air ludah yang keluar dari orang yang terkena penyakit ini melewati batuk-batuk. Bermacam makanan dan minuman di piring atau gelas yang sama dengan penderita dapat terkena penyakit rubella. Sama seperti kamu memegang mata, hidung, atau mulut kamu, sesudah memegang benda yang terkena virus rubella. Untuk lebih jelasnya kamu simak apa saja Gejala, Penyebab dan Cara Mencegah Penyakit Rubella yang perlu kamu ketahui.

Rubella dan Kehamilan

Walupun mempunyai kesamaan menyebabkan ruam kulit yang memerah, penyakit rubella sangat beda dengan penyakit campak. Penyakit ini mendingan dibandingkan dengan campak. Akan tetapi apabila menyerang wanita hamil, terutama sebelum usia kehamilan 5 bulan, penyakit rubella berpotensi tinggi untuk kematian bayi dalam kandungan. WHO memperkirakan tiap tahun terdapat sekitar 100.000 bayi di dunia yang terlahir dengan sindrom ini.

Sindrom rubella kongenital bisa mengakibatkan Cacat pada bayi yang baru lahir, diantaranya seperti tuli, katarak, penyakit jantung bawaan, kerusakan otak, organ hati, serta paru-paru. Diabetes tipe 1, hipertiroidisme, hipotiroidisme, serta bengkak pada otak bisa berkembang pada anak yang lahir dengan sindrom ini.

Gejala Penyakit Rubella

Penderita Penyakit Rubella pada anak kecil mencondong mengalami gejala yang lebih ringan dari pada penderita dewasa. Tetapi ada penderita penyakit rubella yang tidak mengalami gejala apa pun, Tetapi tetap bisa menularkan virus rubella. Penyakit ini secara umum membutuhkan waktu sekitar dua puluh satu hari hari sejak terjadi pajanan sampai menimbulkan gejala. Gejala Penyakit Rubella adalah :Demam, Sakit kepala, Hidung tersumbat atau pilek, Tidak nafsu makan, Mata merah, Bengkaknya kelenjar limfa pada telinga dan leher, Nyeri pada sendi, terutama pada penderita remaja wanita.

Pas terinfeksi, virus akan menyebar ke seluruh tubuh dalam waktu lima hari sampai satu minggu. Tingkatan paling tinggi penderita untuk menularkan penyakit rubella lazim pada hari pertama sampai hari ke lima setelah ruam timbul. Apabila kamu atau anak kamu mengalami gejala di atas, langsung saja periksa ke dokter.

Metode Penanganan Rubella

Penyakit Rubella tidak memerlukan penanganan medis secara khusus. Mengobati bisa dilakukan di home dengan cara-cara yang sangat simpel. Bertujuan untuk meredahkan gejala, tetapi bukan untuk cepat sembuh penyakit rubella. Dibawah ini ada sejumlah cara yang sangat simpel yang bisa kamu lakukan.

Banyak Istirahat.

Banyakin minum air putih.

Untuk meredakan nyeri dan demam, kamu bisa minum paracetamol atau ibuprofen untuk meredakan demam dan meredakan nyeri.

Kamu minum madu dan lemon yang dicampurkan air hangat

Cara Mencegah Penyakit Rubella

Cara Mencegah Penyakit Rubella yang paling penting adalah dengan vaksinasi, terutama untuk wanita yang ingin untuk hamil. Sekitar 90% orang yang menerima vaksin ini akan terjauhkan dari penyakit rubella. Sejak ada program vaksin, jumlah kasus penyakit rubella berkurang secara seknifikan

Pemerintah indonesia sekarang sedang mengkampanyekan pemberian vaksin MR menggantikan vaksin MMR. Vaksin MR ini memberikan perlindungan terhadap penyakit campak-rubella. Sebelumnya, pencegahan penyakit rubella tergabung dalam vaksin kombinasi MMR yang juga mencegah campak dan gondong.

Pemberian vaksin MR disarankan pada anak usia sembilan bulan sampai kurang dari lima belas tahun, dan diberikan melalui suntikan pada jaringan lemak lengan atas. Vaksin MR ini diberikan pada usia sembilan bulan, delapan belas bulan, dan usia enam tahun.

Orang dewasa dan anak kecil yang hanya memperoleh satu kali suntikan vaksin MMR, bisa memperoleh vaksin MR pada usia berapapun. Jika Anak sudah pernah memperoleh vaksin MMR, vaksin MR ini boleh diberikan.

Wanita yang ingin kehamilan sangat disarankan periksa diri melalui tes darah. Apabila hasil tes menyatakan bahwa wanita belum mempunyai kekebalan terhadap penyakit rubella, medis akan disarankan untuk menerima vaksin MR. Setelah itu, dia harus menunggu minimal empat minggu untuk hamil. Harap diingat bahwa vaksin ini tidak boleh dijalani pada saat wanita yang sedang hamil.

Selain vaksin, mencegah penularan dan penyebaran penyakit rubella sangat. Cara mencegahnya meliputi :

Kamu harus terhindar kontak langsung dengan penderita sebisa mungkin, khususnya untuk wanita hamil yang belum menerima vaksin MR atau MMR dan orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah.

Pindahkan orang yang terkena penyakit rubella ke ruangan terpisah yang jauh dari anggota keluarga.

Kamu harus bisa hidup bersih, contohnya selalu mencuci tangan sebelum makan, setelah bepergian, atau jika terjadi kontak dengan penderita.

Mungkin itu saja saya bisa menginformasikan mengenai Gejala, Penyebab dan Cara Mencegah Penyakit Rubella, selalu jaga kesehatan agar tubuh kamu selalu sehat dan terhindar dari segala macam penyakit yang masuk ketubuh kita. Terima kasih...

  5+ Cara Mengobati Campak Rubella Secara Alami 

Terimakasih sudah membaca artikel tentang 5+ Cara Mengobati Campak Rubella Secara Alami  semoga bermanfaat :) 

5+ Cara Mengobati Campak Rubella Secara AlamiRead this story for FREE!